Sukses

Kaitan Kopi, Teh, dan Minuman Bersoda Terhadap Kanker Kolon

Kopi, teh dan minuman bersoda merupakan jenis minuman yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat dunia saat ini.

Oleh : dr. Dissy Pramudita

Klikdokter.com - Kopi, teh dan minuman bersoda merupakan jenis minuman yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat dunia saat ini. Hobi mengkonsumsi minuman-minuman tersebut sempat membuat khawatir sebagian orang karena adanya beberapa penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda dalam jumlah yang besar berpotensi menimbulkan terjadinya kanker kolon.

Namun terdapat beberapa pihak yang tidak setuju terhadap hasil penelitian tersebut karena diketahui bahwa kopi dan teh mengandung polyphenol yang berperan untuk melindungi tubuh terhadap timbulnya kanker kolon. Adanya perdebatan tersebut memicu Xuehong Zhang, M.D., Sc.D, dan teman-teman dari Harvard School of Public Health untuk mencari kebenaran mengenai hubungan antara konsumsi kopi, teh dan minuman bersoda terhadap timbulnya kanker kolon.

Dalam penelitiannya, Xuehong Zhang, M.D., Sc.D, dan teman-teman melakukan analisis data dari 13 penelitian yang telah dilakukan di amerika utara dan eropa. Dari 731.441 orang partisipan dalam penelitian ini yang telah dievaluasi selama 6-20 tahun, terdapat 5.604 orang yang mengalami kanker kolon.

Dari hasil analisa data tersebut, diketahui bahwa mereka yang mengkonsumsi kopi dalam jumlah besar (lebih dari 6-8 cangkir sehari) tidak lebih banyak mengalami kanker kolon dibandingkan mereka yang mengkonsumsi kopi dalam jumlah yang lebih sedikit.

Demikian juga halnya dengan minuman bersoda. Mereka yang mengkonsumsi lebih dari 18 gelas minuman bersoda setiap harinya tidak memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker kolon.

Namun, penelitian tersebut menemukan adanya hubungan antara mengkonsumsi teh non-herbal dalam jumlah besar (lebih dari 8 gelas dalam sehari) terhadap risiko terjadinya kanker kolon. Partisipan yang mengkonsumsi teh non-herbal dalam jumlah yang besar memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kanker kolon dibandingkan mereka yang mengkonsumsi teh non-herbal dalam jumlah yang lebih sedikit.

Meskipun demikian, para peneliti menyatakan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap hasil tersebut karena hanya sedikit partisipan dalam penelitian tersebut yang mengkonsumsi teh non-herbal dalam jumlah sebanyak itu. Para peneliti masih memikirkan kemungkinan adanya faktor kebetulan dalam hasil penelitian tersebut.

Penelitian yang telah dituliskan dalam The Journal of The National Cancer Institute ini memberikan kontribusi yang bermakna terhadap kemajuan ilmu pengetahuan. Kesimpulan penelitian yang menyatakan bahwa mengkonsumsi kopi dan minuman bersoda tidak terkait dengan risiko terjadinya kanker kolon telah mengkonfirmasi perdebatan-perdebatan yang ada sebelumnya, sehingga para penggemar kopi dan minuman bersoda dapat bernapas lebih lega. Namun demikian, adanya hubungan positif antara konsumsi teh dalam jumlah tinggi dengan timbulnya kanker kolon masih memerlukan penelitan lebih lanjut.

Mekipun telah dikeluarkan pernyataan bahwa konsumsi kopi dan minuman bersoda dalam jumlah yang besar tidak meningkatkan risiko terjadinya kanker kolon, tetap perlu diketahui bahwa konsumsi apapun dalam jumlah berlebihan tidak baik bagi kesehatan tubuh. Mungkin kopi dan minuman bersoda telah terbukti aman bagi kolon, namun belum tentu aman bagi organ tubuh yang lain. Jagalah kesehatan Anda dengan mengkonsumsi makanan dan minuman secukupnya.[](DP)

    0 Komentar

    Belum ada komentar