Sukses

Mengintip Manfaat di Balik Kebiasaan Tidur Tanpa Busana

Kedengarannya memang agak vulgar, tapi tidur tanpa busana dianggap menyimpan manfaat bagi kesehatan. Intip penjelasannya berikut ini!

Tidur telanjang bukanlah kebiasaan umum bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu, masih sedikit orang yang melakukannya. Kondisi ini cukup berbeda dengan di negara Inggris.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh National Sleep Foundation, hampir sepertiga orang di negara tersebut biasa tidur tanpa busana.

Lalu, adakah manfaat dari tidur telanjang? Sayangnya, penelitian yang membahas mengenai hal ini masih sangat terbatas. Studi yang ada kebanyakan masih bersifat survei dan memiliki jumlah sampel yang sedikit.

Meskipun begitu, mungkin Anda perlu tahu beberapa manfaat tidur telanjang yang diklaim oleh studi-studi tersebut:

1 dari 4 halaman

1. Meningkatkan Kualitas Sperma

Tahukah Anda bahwa kebiasaan tidur telanjang berkaitan dengan kesehatan reproduksi pria? Hal ini telah diteliti oleh sebuah studi di National Institute of Child Health and Human Development.

Menurut penelitian tersebut, laki-laki yang tidur tanpa busana memiliki fragmentasi (kerusakan) DNA sperma yang lebih sedikit dibandingkan orang-orang yang menggunakan celana dalam ketat pada pagi maupun malam hari.

Artikel Lainnya: Bagaimana Posisi Tidur Terbaik bagi Tubuh Anda?

Studi ini melibatkan 500 orang yang diikuti selama 12 bulan. Kualitas sperma responden kemudian diteliti di laboratorium.

Peneliti menyimpulkan hal ini kemungkinan berkaitan dengan fakta bahwa suhu panas cenderung merusak sperma. Maka, ketika celana dalam ketat terus menerus digunakan tanpa dilepas, suhu sekitar buah zakar bisa cenderung meningkat.

2. Menghindari Keluhan Vagina Gatal pada Orang-Orang yang Berisiko

Pada beberapa kasus, infeksi vagina dapat terjadi secara kronis sehingga menyebabkan keluarnya keputihan secara terus-menerus. Ketika keputihan terlalu berlebihan dan membuat area kewanitaan lembap, risiko infeksi akan terus meningkat.

Oleh sebab itu, terdapat teori yang menyatakan bahwa penderita infeksi vagina kronis (misalnya akibat jamur) akan mendapatkan manfaat dari tidur telanjang ini. Hal ini diperkirakan karena area kewanitaan akan menjadi lebih kering dan tidak terpapar kelembapan tinggi saat tidur.

2 dari 4 halaman

3. Memperoleh Tidur yang Lebih Nyenyak

Tubuh secara alamiah akan memiliki suhu yang lebih rendah pada malam hari. Menurut sebuah studi, suhu tubuh yang lebih rendah saat tidur dapat membantu Anda memperoleh tidur yang lebih nyenyak.

Artikel Lainnya: Mana Lebih Baik, Tidur dengan Lampu Mati atau Menyala?

Oleh sebab itu, bila Anda mendambakan tidur yang lebih pulas dan terbangun segar di pagi hari, Anda bisa mencoba untuk tidur tanpa busana. Karena tidur telanjang menjadi salah satu upaya mencapai suhu yang lebih rendah tersebut.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat yang satu ini mungkin membuat Anda terkejut. Walaupun masih kontroversial dan harus dibuktikan dengan penelitian yang lebih sahih, potensi manfaat ini wajib disimak.

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health menemukan bahwa menjaga tubuh tetap dingin selama tidur dapat meningkatkan metabolisme. Ini karena tubuh mengompensasikannya dengan membakar kalori demi menjaga suhu tubuh tetap sesuai.

Oleh karena itu, tidur telanjang mungkin bisa menjadi salah satu upaya Anda untuk membakar kalori ekstra selama tidur.

3 dari 4 halaman

5. Mengurangi Stres

Tidur tanpa busana dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih terjaga. Nah, jika kualitas tidur terjaga, kadar hormon kortisol di tubuh pun akan tetap seimbang. Kadar hormon kortisol yang tinggi berhubungan dengan kondisi stres pada tubuh.

Artikel Lainnya: Pakai Daster saat Mau Tidur Ternyata Punya Manfaat Kesehatan lho!

Oleh sebab itu, ada potensi penurunan risiko stres pada orang-orang yang tidur telanjang. Ini bisa menjadi salah satu tambahan upaya bagi Anda yang sedang berjuang menghadapi kondisi stres psikologis yang sangat mengganggu.

6. Mencegah Penuaan Dini

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan oleh jurnal Sleep pada tahun 2012, tidur telanjang menstimulasi pelepasan hormon melatonin yang bersifat sebagai hormon anti-penuaan.

Selain itu, pada studi yang sama juga ditemukan bahwa pelepasan hormon pertumbuhan ditemukan saat tidur tanpa busana.

Menurut studi tersebut, hormon-hormon itu bekerja lebih baik pada suhu ruangan yang lebih dingin sehingga memungkinkan sel-sel tubuh beregenerasi lebih baik. Dengan begitu, tampilan kulit dan rambut bisa menjadi lebih baik.

Ternyata, manfaat tidur telanjang cukup banyak dan memengaruhi banyak aspek. Melihat hal tersebut, apakah Anda mulai tertarik untuk menjadikannya kebiasaan sehari-hari? Tentunya, tidak ada salahnya untuk mencoba.

Baca artikel-artikel kesehatan lainnya di aplikasi KlikDokter. Anda juga dapat bertanya langsung kepada dokter seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya lewat Live Chat 24 jam.

[WA]

8 Komentar