Sukses

Penyebab Munculnya Ketombe di Rambut Kemaluan

Tak hanya di rambut kepala, ketombe juga bisa muncul di rambut kemaluan! Apa penyebabnya? SImak penyebab ketombe di rambut kemaluan berikut ini

Meski tertutup pakaian, kebersihan dan kesehatan area kemaluan harus tetap dijaga dengan baik. Apabila diabaikan, salah satu kondisi kesehatan yang mungkin terjadi adalah ketombe di rambut kemaluan.

Ya, ketombe atau keluhan lain di area kemaluan, sering menimbulkan rasa tak nyaman dan bisa memengaruhi kepercayaan diri Anda. Terkadang, ketombe kemaluan turut disertai rasa gatal yang sangat mengganggu.

Bagaimana bisa muncul ketombe di area yang kemaluan? Berikut beberapa hal yang diduga menjadi penyebab ketombe:

1 dari 4 halaman

1. Sisa-Sisa Kulit Mati

Sama seperti rambut bagian kepala, sisa-sisa kulit mati pada pangkal rambut kemaluan juga dapat menyebabkan munculnya ketombe. Ketombe bisa muncul ketika Anda tidak membersihkan bagian genitalia dengan benar. 

Untuk mencegah kondisi ini, pastikan Anda membersihkan rambut kemaluan menggunakan sabun atau sampo saat mandi. 

Keluhan ketombe kemaluan karena sisa kulit mati umumnya tidak berlangsung lama. Setelah dibersihkan, keluhan biasanya akan menghilang. Jadi saat mandi, jangan hanya memerhatikan bagian rambutnya saja, bersihkan juga bagian akar rambut dan kulit kemaluan. 

2. Infeksi Kutu

Tidak hanya rambut kepala, rambut kemaluan pun dapat diserang oleh kutu. Namun, jenis kutu yang menyerang berbeda dengan yang menyerang di rambut kepala. Jika kutu kepala disebabkan pediculus humanus capitis, maka kutu kemaluan disebabkan phthirus pubis.Kutu yang menyerang rambut kemaluan dapat menyebabkan rasa gatal berlebihan. Gatal dapat terasa semakin parah di malam hari. Apabila Anda menemukan butiran putih kecil, bisa jadi itu adalah telur kutu yang tinggal di area rambut kemaluan.

Untuk mengatasinya, diperlukan pemakaian sampo atau losion antikutu. Area yang mungkin terpapar kutu, misalnya handuk, seprai, atau sarung guling, sebaiknya dibersihkan ulang dengan cara dicuci menggunakan air panas dan sabun.

Artikel Lainnya: Cara Menggunting Bulu Kemaluan Sendiri dengan Aman

2 dari 4 halaman

3. Infeksi Jamur

Infeksi jamur di daerah selangkangan dapat menyebar hingga ke rambut kemaluan. Umumnya, jamur yang menginfeksi daerah rambut kemaluan bisa memicu lapisan atas kulit yang terinfeksi jadi mengelupas.

Lalu, kulit yang mengelupas tersebut dapat menyebabkan keluhan mirip ketombe. Jika tidak segera diatasi, infeksi jamur bahkan dapat menyebabkan rambut kemaluan jadi rontok.

Infeksi jamur di selangkangan dapat diobati dengan pemberian salep antijamur. Perlu diingat, jamur mudah berkembang di lingkungan yang lembab. Oleh karena itu, penting menjaga area selangkangan untuk selalu kering. Misalnya, Anda wajib ganti pakaian dalam jika berkeringat atau terasa lembap.

4. Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah salah satu jenis peradangan kulit yang sering terjadi di bagian tubuh yang memiliki rambut, termasuk kemaluan. Kondisi ini menyebabkan munculnya ketombe yang cenderung berminyak atau lengket. Selain ketombe, gejala  kulit yang kemerahan dan rasa gatal di area rambut kemaluan bisa menjadi tanda dermatitis seboroik.

Dermatitis seboroik diduga disebabkan oleh reaksi peradangan terhadap ragi yang umum ditemui di area kulit. Maka itu, terapi antijamur seringkali digunakan sebagai pengobatan dermatitis seboroik.

Tak hanya itu, karena gejalanya terjadi akibat reaksi peradangan, Anda juga dapat diobati dengan salep antiperadangan. Namun, pemakaian obat antiperadangan harus diawasi oleh dokter dan tidak boleh digunakan berkepanjangan.

Artikel Lainnya: Manfaat Sehat Waxing Bulu Kemaluan, Apa Saja?

3 dari 4 halaman

5. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah bentuk peradangan di kulit yang disebabkan ketika kita berkontak dengan zat tertentu. Misalnya saja, ketika kulit bersentuhan dengan urin, feses, sabun, atau deterjen yang tersisa di pakaian dalam. 

Keluhannya mirip dengan dermatitis seboroik, yaitu kulit jadi kemerahan, terkelupas, menimbulkan keluhan seperti ketombe, gatal, bahkan nyeri.

Pengobatannya mengharuskan Anda untuk menghindari paparan zat yang memicu keluhan. Misalnya, Anda harus membersihkan kemaluan dengan sabun berbahan ringan atau lembut, membilas pakaian yang dicuci sebanyak dua kali, atau menghentikan pemakaian produk yang diduga menyebabkan dermatitis kontak. 

Untuk membantu menyembuhkan dan meredakan gejala, Anda dapat mengoleskan petroleum jelly di bagian kulit kemaluan.

6. Psoriasis

Psoriasis adalah kondisi peradangan kronis di kulit yang dapat menimbulkan ruam kemerahan, tebal, dan bersisik. Gejala bersisik psoriasis dapat dirasakan sebagai ketombe karena ada serpihan kulit yang terlepas.

Walaupun umum ditemui di area kepala atau bagian lipatan kulit, diperkirakan sekitar 30-60 persen orang dengan psoriasis mengalami gejala tersebut di area kemaluan.

Cara paling sederhana untuk mengatasinya adalah dengan memberikan pelembap, misalnya saja menggunakan losion atau petroleum jelly di kulit. Apabila tidak membantu, mungkin Anda memerlukan pengobatan dengan resep dokter, misalnya saja salep antiperadangan.

Ada berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab ketombe di  kemaluan. Terkadang, sulit membedakan penyebabnya, karena gejala ketombe yang terjadi mirip antara satu dengan yang lainnya.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami keluhan ketombe di area kelamin. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter sementara lewat Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar