Sukses

Benarkah Mencukur Bulu Justru Bikin Tambah Lebat?

Benarkah bulu yang dicukur malah membuat bulu tumbuh lebih lebat dan cepat? Simak faktanya di sini.

Tak sedikit orang yang merasa risih dengan bulu-bulu yang tumbuh di area tubuh tertentu. Untuk itu, salah satu metode yang sering dilakukan untuk menghilangkannya adalah dengan mencukur.

Mencukur bulu wajah, kaki, ketiak, genital, atau bagian tubuh lain menjadi rutinitas yang sering dilakukan banyak orang. Akan tetapi, terdapat mitos yang beredar di masyarakat bahwa cukur bulu justru bisa bikin bulu tambah lebat. Benarkah?

1 dari 3 halaman

Mencukur Justru Membuat Bulu Tumbuh Lebih Lebat?

Faktanya, mencukur bulu tidak akan membuat bulu tumbuh lebat atau tumbuh lebih cepat. Hal ini telah dibuktikan sejak lama oleh penelitian yang dilakukan pada tahun 1928.

Akan tetapi, mitos mencukur bulu menjadikan bulu tumbuh lebat dan lebih cepat masih dipercaya hingga lebih dari 100 tahun. Mitos ini kemungkinan berasal dari pertumbuhan bulu yang baru.

Artikel Lainnya: 7 Kesalahan dalam Mencukur Bulu Kaki

Bulu rambut yang belum dicukur memiliki tekstur yang lebih halus dan ujung yang lebih tumpul. Sementara setelah mencukur bulu, akan tumbuh rambut yang baru sehingga Anda akan melihat dasar rambut yang lebih kasar dan lebih “tajam”. 

Selain itu, pertumbuhan rambut yang baru juga akan terlihat lebih gelap karena belum terpapar bahan-bahan dari luar, seperti sinar matahari, sabun, atau bahan kimia lain yang dapat membuat rambut terlihat lebih terang. Oleh karena itu, bulu rambut yang tumbuh akan terlihat lebih lebat karena warnanya yang lebih gelap.

Pada orang yang berkulit lebih putih, pertumbuhan bulu rambut ini akan lebih terlihat sehingga dianggap bulu tumbuh lebih lebat dan banyak. Padahal, bukan karena proses cukur bulu yang dilakukan, melainkan karena perbedaan kontras bulu rambut dengan warna kulit. 

Siklus pertumbuhan rambut berlangsung selama 28 hari atau kurang lebih 1 bulan. Pada bulu rambut di badan, dibutuhkan waktu tersebut untuk mencapai panjang maksimalnya. Karena itu, panjang bulu rambut di badan jauh lebih pendek dibanding rambut yang tumbuh di kulit kepala.

Artikel Lainnya: Khusus Wanita, Cara Mencegah Iritasi setelah Mencukur Bulu Vagina

Pertumbuhan rambut bermula dari folikel rambut yang terletak di bawah kulit. Rambut akan membentuk akar, melewati folikel dan kelenjar minyak. Setelah rambut keluar di permukaan kulit, sel-sel rambut tidak lagi hidup. Ketika mencukur bulu, maka yang terpotong adalah bulu rambut yang sudah “mati” pada permukaan kulit.

Proses cukur bulu tidak menghilangkan rambut di bawah kulit seperti metode menghilangkan rambut lainnya. Jadi, tidak mungkin mencukur bulu dapat memengaruhi warna rambut, ketebalan, dan kecepatan pertumbuhan rambut.  

2 dari 3 halaman

Perhatikan Ini Saat Mencukur Bulu

Mencukur bulu dapat memiliki berbagai efek samping, seperti iritasi kulit, rambut yang tumbuh ke dalam, peradangan pada folikel rambut, kulit gatal, peradangan kulit, dan masih banyak lagi. Untuk itu, lakukan beberapa tips berikut sebelum mencukur bulu:

  1. Basahi kulit Anda.
  2. Aplikasikan  shaving lotion atau shaving gel untuk melindungi permukaan kulit.
  3. Cukur bulu sesuai dengan arah pertumbuhan rambut.
  4. Hindari mencukur bulu terlalu cepat atau menekan alat cukur terlalu keras ke permukaan kulit.
  5. Gunakan alat cukur sekali pakai atau pisau cukur yang baru. Pisau cukur yang tumpul dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi.
  6. Basuh kulit dengan air dingin untuk mengurangi peradangan dan iritasi.
  7. Aplikasikan pelembap atau aftershave lotion.

Mencukur bulu tidak akan membuat bulu rambut menjadi lebat, kasar ataupun tumbuh lebih kasar. Jadi, mitos mengenai mencukur bulu menjadi penyebab bulu tumbuh lebat dan cepat tidaklah benar.

Meski begitu, jangan lupa tetap perhatikan tips-tips di atas sebelum mencukur bulu untuk menghindari efek samping yang mungkin timbul. Semoga bermanfaat!

[WA/RS]

0 Komentar

Belum ada komentar