Sukses

Tanda-Tanda Tahi Lalat Berbahaya

Bukan hanya sekedar bintil hitam biasa, tahi lalat juga bisa menjadi pertanda bahaya! Cari tahu di sini.

Hampir setiap orang memiliki tahi lalat di bagian tubuhnya. Baik di lengan, tungkai, wajah, ataupun punggung. Pada beberapa kasus, tahi lalat juga bisa menjadi pertanda adanya masalah yang lebih serius.

Tahi lalat, atau juga dikenal dengan istilah nevus pigmentosus, merupakan noda hitam yang biasanya berbentuk bintil pada kulit. Ini adalah hal normal yang bisa terjadi pada saja.

Namun demikian, sebagian tahi lalat merupakan bentuk dari melanoma atau keganasan pada kulit. Tanda awal dari melanoma dapat berupa munculnya tahi lalat baru atau terjadinya perubahan pada tahi lalat lama.

Tahi lalat yang tidak berbahaya umumnya berbentuk bulat atau oval, dengan batasan halus. Diameternya jarang melebihi 6 milimeter. Beberapa perubahan yang dapat terjadi pada tahi lalat, termasuk perubahan ukuran, bentuk, warna, terjadi perdarahan, rasa gatal atau rasa nyeri yang tiba-tiba timbul.

Salah satu cara mudah untuk membedakan tahi lalat yang tidak berbahaya dari melanoma adalah dengan menggunakan akronim ABCDE. Berikut pengertian dari akronim tersebut:

  • A – Asymmetrical (Asimetris)

Pada melanoma, umumnya didapatkan bentuk yang tidak simetris dan tidak teratur. Berbeda dengan tahi lalat jinak, yang umumnya berbentuk bulat atau oval.

  • B – Border (Batas)

Batas atau pinggiran dari melanoma umumnya menonjol atau tidak teratur.

  • C – Color (Warna)

Berbeda dengan tahi lalat jinak yang umumnya sewarna, melanoma umumnya memiliki campuran dari setidaknya dua warna yang dapat dibedakan.

  • D – Diameter

Selain bentuknya tidak teratur, diameter dari melanoma umumnya melebihi 6 milimeter.

  • E – Enlargement or Elevation (Pembesaran atau Elevasi)

Pada melanoma, umumnya gambaran tahi lalat membesar seiring berjalannya waktu. Terkadang juga didapatkan adanya penonjolan dari tahi lalat tersebut.

Tapi diagnosis hanya dapat dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter secara langsung. Jika dokter menemukan kecurigaan, Anda akan diminta untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jadi, lakukan pengamatan secara rutin pada tahi lalat Anda. Dengan demikian Anda dapat segera menemui dokter jika menemukan ada perubahan yang mencolok.

(NB/RH) 

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar