Sukses

Selamat Jalan, Oon Project Pop!

Salah satu personel Project Pop, Muhammad Fachroni atau lebih dikenal dengan Oon, meninggal dunia pada hari ini. Ia tutup usia setelah melawan komplikasi jantung, liver, ginjal, dan diabetes.

Hari ini (13/01/2017) kita kehilangan seorang entertainer berbakat. Muhammad Fachroni atau lebih akrab disapa Oon ‘Project Pop’. Komplikasi jantung, liver, ginjal, dan diabetes dikabarkan sebagai penyebab kepergiannya.

Diabetes merupakan masalah serius yang perlu Anda perhatikan. Menurut data International Diabetes Federation 2014, Indonesia menempati urutan ke-5 pengidap diabetes terbanyak di dunia. Sayangnya, sering kali penyakit diabetes ini tidak sadari dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi.

Penyakit diabetes ditandai dengan keadaan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah) yang disebabkan oleh kelainan produksi insulin, kelainan kerja insulin, atau kombinasi keduanya. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi akut dan menahun seperti yang dialami oleh Oon.

Komplikasi akut pada pasien diabetes adalah keadaan krisis hiperglikemia dan hipoglikemia. Krisis hiperglikemia disebabkan karena keadaan di mana kadar gula sudah sangat tinggi. Pasien dapat mencapai keadaan koma pada krisis hiperglikemia.

Sebaliknya, hipoglikemia disebabkan karena keadaan gula darah yang turun. Gejala-gejalanya antara lain rasa lapar, berkeringat, gelisah, pusing, kebingungan, gemetaran, hingga hilang kesadaran. Kedua komplikasi akut ini merupakan keadaan gawat darurat sehingga membutuhkan penanganan sesegera mungkin.

Komplikasi menahun pada diabetes baru muncul bertahun-tahun setelah awal terkena penyakit ini. Hal ini terjadi karena tidak terkontrolnya kadar gula darah selama bertahun-tahun.

Komplikasi menahun dapat dibagi menjadi makroangiopati dan mikroangiopati. Makroangiopati berhubungan dengan pembuluh darah besar. Contohnya adalah pembuluh darah jantung (menyebabkan serangan jantung), pembuluh darah otak (menyebabkan stroke), dan pembuluh darah tepi (menyebabkan nyeri pada anggota gerak saat beraktivitas dan hilang saat beristirahat).

Sementara itu, mikroangiopati berhubungan dengan pembuluh darah kecil. Hal ini bisa mengakibatkan gangguan penglihatan dan kelainan ginjal. Pada keadaan lanjut, kelainan ginjal ini dapat memerlukan cuci darah rutin untuk mengatasinya.

Jika dipelajari lebih lanjut, semua masalah ini dapat dihindari dengan menjaga kadar gula darah. Bagaimana caranya?

  • Minum obat sesuai dengan saran dokter. Obat gula ini perlu diminum setiap hari. Jika ingin menghentikan konsumsi obat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
  • Rutinlah kontrol sesuai dengan pesan dokter. Hal ini berfungsi untuk mengetahui perjalanan penyakit, memonitor kadar gula.
  • Sebaiknya pilih satu dokter yang Anda nyaman dan percayai, sehingga perjalanan penyakit Anda sedari awal dapat diikuti dengan jelas.
  • Terapkan pola makan yang sehat dan gaya hidup sehat lainnya

Saat diabetes sudah menyerang, jangan langsung panik atau stres. Melakukan hal-hal di atas dapat membantu Anda terhindar dari komplikasi diabetes. Namun untuk saat ini kita hanya bisa mengucapkan: “Selamat jalan, Oon.”

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar