Sukses

Alasan Mengapa Sarapan Tidak Boleh Dilewatkan

Sarapan sering kali terlewatkan dengan berbagai alasan. Padahal manfaat sarapan untuk kesehatan tubuh sangatlah besar. Apa saja?

Banyak sekali orang yang melewatkan sarapan dengan alasan terburu-buru. Hal ini sebaiknya dihindari, karena Anda justru membutuhkan makanan untuk memulai hari dan memiliki fokus serta konsentrasi yang baik.

Apabila Anda melewatkan sarapan, kemungkinan besar Anda akan merasa lapar, kemudian mencari camilan yang memiliki kadar gula dan lemak tinggi. Untuk lebih jelasnya, yuk simak dampak buruk melewatkan sarapan sekaligus manfaat sarapan dalam artikel ini.

 

1 dari 3 halaman

Dampak Buruk Sering Melewatkan Sarapan

Berikut adalah beberapa alasan mengapa sarapan tidak baik untuk dilewatkan:

1. Tidak Sarapan Meningkatkan Risiko Kegemukan

Mengapa hal ini dapat terjadi? Dengan sarapan, metabolisme tubuh akan terpacu untuk memulai hari. Tubuh Anda membutuhkan gula yang cukup di pagi hari untuk mempersiapkan otak dan otot bekerja.

Gula dari karbohidrat didapatkan dari sarapan pagi. Dengan tidak sarapan, hal ini menyebabkan tubuh menggunakan lemak dan protein untuk diubah menjadi gula sebagai bahan bakar.

Artikel Lainnya: Kesalahan Penderita Diabetes Saat Sarapan

Proses ini akan menimbulkan rasa lelah dan kelaparan, sehingga Anda cenderung akan mencari camilan tinggi lemak atau makan siang dalam porsi sangat besar untuk  mengatasinya.

2. Risiko Kolesterol Tinggi dan Diabetes

Dengan kondisi kelaparan akibat tidak sarapan, Anda akan cenderung mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan kalori pada siang dan sore hari. Bila terjadi setiap hari, tidak sarapan justru menyebabkan kadar kolesterol jahat (low-densitylhipoprotein/ LDL) yang tinggi serta memicu diabetes mellitus.

2 dari 3 halaman

Manfaat Sarapan bagi Kesehatan

Berbagai penelitian sudah membuktikan manfaat sarapan untuk kesehatan tubuh. Ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapat:

1. Meningkatkan Daya Ingat dan Kemampuan Berpikir

Gula merupakan bahan bakar otak yang dibutuhkan untuk dapat bekerja dengan baik. Tentunya apabila Anda sarapan setiap hari, sumber energi otak terjamin setidaknya hingga Anda makan kembali. Jadi dengan memiliki kebiasaan sarapan selama jangka panjang, maka dapat meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir Anda.

2. Memengaruhi Prestasi Belajar dan Bekerja

Berbagai studi telah membuktikan bahwa anak usia sekolah yang memiliki kebiasaan sarapan setiap pagi memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik dan lebih berprestasi di sekolah, dibandingkan dengan anak yang tidak terbiasa sarapan.

Artikel Lainnya: Cukupkah Sarapan Hanya dengan Buah?

Ternyata, hal ini juga berlaku pada orang dewasa. Orang yang rutin sarapan terbukti memiliki konsentrasi dan performa yang lebih baik saat bekerja. Anda tentu tak mau, bukan, melewatkan manfaat sarapan yang satu ini?

3. Kebutuhan Serat dan Kalsium Tercukupi

Meski sebagian orang tak dapat mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak di pagi hari, mereka masih dapat makan buah atau minum susu. Dengan begitu, kebutuhan serat dan kalsium dapat terpenuhi pada orang yang terbiasa sarapan setiap pagi, dibandingkan dengan orang yang tidak rutin sarapan.

4. Menurunkan Indeks Massa Tubuh

Anak yang tidak sarapan lebih cenderung mengonsumsi makanan cepat saji di siang hari dan mengalami kelebihan berat badan.

Satu studi menunjukkan bahwa remaja yang mengonsumsi sarapan setiap harinya memiliki indek massa tubuh – ukuran lemak tubuh berdasarkan berat badan dan tinggi badan – dibandingkan remaja yang tidak sarapan sama sekali maupun secara rutin.

5. Meningkatkan Fokus Anak

Manfaat sarapan lainnya adalah dapat meningkatkan fokus anak. Ya, anak yang tidak mengonsumsi sarapan akan lebih sulit fokus dan mudah letih saat jam sekolah. Suasana hati pun dapat berubah lebih cepat, menjadi mudah marah dan tidak bisa diam. Akibatnya, nilai mereka dapat menurun.

Artikel Lainnya: Yuk, Jaga Kesehatan Jantung dengan Sarapan Multigrain!

Dengan sarapan, ternyata nilai pelajaran anak lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak sarapan. Hal ini dikarenakan vitamin dan mineral lebih banyak didapatkan dan tak hanya dari makan siang dan malam.

6. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

Para peneliti menemukan, mereka yang memiliki kondisi prediabetes dan diabetes dapat memiliki konsentrasi yang lebih baik setelah mengonsumsi sarapan yang rendah gula.

Sarapan yang rendah gula, seperti oatmeal atau sereal, sangat bagus untuk sarapan karena mereka dipecah lebih lama oleh tubuh. Alhasil, mereka meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh secara lebih perlahan.

Maka, dengan sarapan pagi secara rutin, akan mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 27 persen, diabetes mellitus tipe 2 sebesar 21 persen pada pria dan 20 persen pada wanita.

Artikel Lainnya: 7 Alasan Sehat untuk Mengonsumsi Jahe Saat Sarapan

7. Menjaga Jam Internal Tubuh

Apabila tidak sarapan, jam tubuh internal Anda akan terganggu. Perlu diketahui bahwa jam tubuh kita dipengaruhi oleh paparan cahaya dan jadwal makan.

Jika Anda makan di waktu paparan matahari sedang minimal atau tidak ada, jam tubuh yang mengontrol metabolisme Anda berada pada zona waktu yang berbeda dari seharusnya. Akibatnya, berat badan akan mudah meningkat.

8. Menggantikan Cadangan Energi yang Digunakan Semalaman

Manfaat sarapan yang terakhir adalah dapat menggantikan cadangan energi. Tubuh membutuhkan banyak sekali cadangan makanan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh sepanjang malam (saat tidur).

Nah, dengan mengonsumsi sarapan, maka akan membantu tubuh mendapatkan kembali energi yang telah digunakan.

Ternyata, begitu banyak manfaat sarapan untuk kesehatan tubuh Anda. Tak hanya meningkatkan konsentrasi saat belajar atau bekerja, namun juga menurunkan risiko penyakit kronis. Yuk, mulai kebiasaan sarapan setiap pagi dari sekarang!

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar topik ini, dapat berkonsultasi secara online dengan dokter kami. Gunakan layanan Live Chat dengan mengunduh aplikasi KlikDokter. Gratis!

[NWS/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar