Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Waspada, Seks Pengaruhi Kesehatan Rongga Mulut!

Siapa sangka, ternyata seks bisa mendatangkan dampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut! Simak di sini.

Seks merupakan salah satu kebutuhan bagi pasangan suami istri. Kegiatan ini dapat mendatangkan berbagai manfaat kesehatan. Namun di balik semua itu, ternyata seks juga bisa pengaruhi kesehatan gigi dan mulut, khususnya oral seks.

Oral seks adalah salah satu variasi gerakan dengan menggunakan bantuan lidah atau bibir, yang biasanya dilakukan sebelum penetrasi. Lalu, apa bahaya oral seks bagi kesehatan gigi dan mulut?

Seks Sebabkan Penyakit di Rongga Mulut

Oral seks umum dilakukan antara orang dewasa yang aktif secara seksual. Menurut survei nasional di Amerika yang dilakukan pada tahun 2006-2008, lebih dari 80% remaja dan dewasa yang aktif secara seksual (berusia 15-44 tahun) melaporkan telah melakukan oral seks setidaknya satu kali.

Namun, seperti kegiatan seks lainnya, seks oral membawa risiko infeksi menular seksual. Sangat mungkin terinfeksi IMS di tenggorokan dan di mulut akibat memberikan oral seks kepada pasangan dengan infeksi genital atau anal/dubur.

Artikel Lainnya: Bahaya Infeksi Menular Seksual pada Ibu Hamil

Demikian juga sebaliknya, IMS di genital atau dubur juga bisa didapatkan akibat menerima seks oral dari pasangan dengan infeksi mulut atau tenggorokan. Seseorang mungkin memiliki IMS di lebih dari satu area, misalnya di tenggorokan dan kelamin.

Jadi, bisa dikatakan oral seks menyebabkan bertemunya bagian kelamin dengan rongga mulut secara langsung. Hal ini berpotensi menularkan infeksi virus herpes, hepatitis, sifilis, gonore, HPV, klamidia, dan HIV. Oleh sebab itu, seks oral menjadi penyebab penyakit di rongga mulut.

Tak hanya itu, bahaya oral seks lainnya adalah dapat menyebabkan kanker di orofaring atau bagian dari saluran pencernaan dan saluran pernapasan yang ada di belakang mulut. Menurut The New England Journal of Medicine, seseorang dapat mengalami peningkatakan risiko kanker jika dirinya melakukan oral seks dengan enam pasangan berbeda.

Risiko terjadinya kondisi di atas akan meningkat pula pada orang yang memberikan oral seks, bukan pada penerimanya. Apalagi jika orang yang memberikan seks oral tersebut memiliki luka di rongga mulutnya.

Artikel Lainnya: Kebiasaan Seks Oral Bisa Picu Radang Tenggorokan?

1 dari 3 halaman

Bahaya Oral Seks bagi Kesehatan Rongga Mulut

Bahaya oral seks bagi kesehatan perlu diperhatikan karena rongga mulut dapat berfungsi sebagai pintu gerbang masuknya infeksi dari rongga mulut ke aliran darah (apabila terdapat luka terbuka, luka lecet, atau penyakit gusi di mulut). Hal ini sangat memudahkan virus maupun bakteri masuk ke rongga mulut.

Mulut bertindak sebagai jendela untuk berbagai penyakit yang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang.

Rongga mulut memiliki 600 spesies bakteri yang berbeda. Bahkan, lapisan permukaan gigi mengandung banyak bakteri yang tersimpan di dalam plak. Menjaga kesehatan rongga mulut bukan hanya dapat mengurangi jumlah bakteri, tetapi juga dapat mengurangi kemungkinan nyeri dan infeksi penyakit.

Artikel Lainnya: Pasca Operasi Gigi, Bolehkah Melakukan Seks Oral?

 

2 dari 3 halaman

Cara Mengurangi Risiko Bahaya Oral Seks

Dampak oral seks bagi kesehatan ternyata cukup banyak. Untuk menghindari penyakit akibat seks oral, ada baiknya Anda mengikuti beberapa langkah berikut untuk mengurangi risiko dari bahaya oral seks:

  • Jaga kesehatan gigi dan rongga mulut dengan menggosok gigi dua kali sehari.
  • Berkumur dengan obat kumur antiseptik.
  • Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol plak dan lubang gigi.
  • Bersihkan tubuh Anda menggunakan sabun.
  • Sebelum melakukan oral seks, gunakan kondom jika targetnya adalah penis, atau dental dam (kondom oral) jika targetnya adalah vagina/klitoris/anus.

Apabila aktif secara seksual, Anda dapat rutin melakukan cek kesehatan terhadap HIV dan infeksi menular seksual minimal dua kali dalam setahun. Jujurlah kepada tenaga kesehatan apabila terdapat masalah kesehatan terkait dengan aktivitas seksual, agar mendapatkan penanganan yang sesuai dan tepat.

Dengan mengetahui tentang bahaya oral seks, Anda dan pasangan diharapkan dapat lebih berhati-hati sehingga kehidupan seks maupun kehidupan rumah tangga Anda tetap terjaga kualitasnya.

Jika memiliki pertanyaan seputar bahaya oral seks atau informasi kesehatan lainnya, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui layanan Live Chat KlikDokter. 

[WA/ RS]

1 Komentar