Sukses

Seks di Usia Senja, Kenapa Tidak?

Mungkin ritme seks Anda tidak sama dengan apa yang Anda alami di usia 20-an, namun Anda tetap bisa menikmatinya dan menjadikannya menyenangkan. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya...

Klikdokter.com – Kesehatan seksual untuk pasangan di usia lanjut sangatlah penting. Mungkin ritme seks Anda tidak sama dengan apa yang Anda alami di usia 20-an, namun Anda tetap bisa menikmatinya dan menjadikannya menyenangkan. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya:

Komunikasi adalah kunci

Untuk mendapatkan kehidupan seks yang memuaskan kedua belah pihak, Anda harus bersikap terbuka. Berbicaralah dengan pasangan mengenai hal-hal romantis, atau mengenai keinginan Anda. Jujurlah terhadap apa yang Anda rasakan secara fisik maupun emosional.

Memahami kesehatan seksual

Cek kesehatan organ seksual dan kesehatan Anda secara keseluruhan beberapa tahun sekali, begitu juga dengan pasangan Anda.

Bagi pria, hormon testosteron memainkan peranan penting untuk pria. Kadar testosteron sangat bervariasi. Secara umum, pria yang lebih tua cenderung memiliki kadar testoteron yang lebih rendah ketimbang pria yang lebih muda. Kadar testoteron akan menurun sepanjang masa dewasa, yakni sekitar 1 persen setiap tahun setelah usia 30.

Seiring dengan bertambahnya usia, penis akan memerlukan waktu yang lama untuk bisa ereksi, dan mungkin tidak sekuat saat usia muda. Ejakulasi, seperti halnya ereksi, juga memerlukan waktu yang lebih lama. Karenanya, disfungsi ereksi merupakan hal yang umum ditemukan pada pria di usia lanjut. Saat ini terdapat pengobatan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Namun Anda tetap harus berhati-hati sebelum mengonsumsi obat tersebut, konsultasikan  lebih lanjut dengan dokter Anda.

Untuk menjaga stamina, jagalah tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat, berolahraga secara rutin serta mengonsumsi suplementasi vitamin sesuai dengan rekomendasi dokter. Salah satu bahan yang diyakini dapat membantu perbaikan sel antara lain Ginseng yang berasal dari tumbuhan khas Asia, dan digunakan sebagai pengobatan di beberapa negara seperti Cina dan Korea.

Bagaimana dengan perempuan? Mendekati menopause, kadar estrogen akan menurun sehingga menyebabkan vagina kering, gairah seksual menurun, dan dinding vagina menipis sehingga dapat timbul rasa nyeri saat berhubungan seksual. Salah satu metode yang dapat membantu adalah penggunaan pelumas khusus vagina, namun tentunya dengan rekomendasi dokter.

Memahami kondisi medis

Setiap kondisi yang mempengaruhi kesehatan secara umum juga mampu mempengaruhi kesehatan seksual Anda. Penyakit yang melibatkan sistem kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, masalah hormon, depresi atau kecemasan – dan obat yang digunakan untuk mengobati kondisi tersebut – dapat mempengaruhi hormon seksual, ataupun mempengaruhi kemampuan Anda untuk terangsang secara seksual.

Apabila ini menjadi masalah Anda, jangan sungkan untuk berdiskusi dengan dokter Anda. Mungkin dokter dapat mempertimbangkan jenis obat lain yang minim efek samping seksual.

Kemudian jika Anda sedang sakit, seks mungkin merupakan hal terakhir yang Anda pikirkan. Rasa sakit, khawatir, dan tidak nyaman dapat menurunkan gairah seksual. Jangan segan untuk berbicara dengan pasangan Anda mengenai solusi terbaiknya.

Jika pasangan Anda adalah pihak yang sedang sakit, jangan terus-menerus berperan sebagai pengasuh. Tempatkan diri Anda sebagai partner dari pasangan Anda, sehingga Anda bisa sedikit santai dan terbuka. Dengan demikian, Anda juga dapat merasa lebih terpenuhi secara seksual nantinya.

Perbedaan libido

Perbedaan libido adalah hal yang umum terjadi pada pasangan segala usia. Jika Anda adalah pihak yang sering menghindari seks, pertimbangkan untuk memulai inisiatif. Jika biasanya Anda yang memulai inisiatif, cobalah berkomunikasi dengan pasangan Anda mengenai apa yang Anda inginkan agar kedua belah pihak dapat menemukan cara untuk mengakomodasi masing-masing kebutuhan.

0 Komentar

Belum ada komentar