Sukses

Kelelahan Otot Setelah Mencuci Seharian? Ini Solusinya!

Siapa bilang kalau mencuci dan menyapu itu pekerjaan kecil? Bila Anda mengerjakannya setiap hari selama berjam-jam, dengan posisi yang stagnan, hal tersebut bisa berpengaruh buruk pada tubuh. Muscle fatigue atau kelelahan otot, itulah risiko yang biasa te

Klikdokter.com – Siapa bilang kalau mencuci dan menyapu itu pekerjaan kecil? Bila Anda mengerjakannya setiap hari selama berjam-jam, dengan posisi yang stagnan, hal tersebut bisa berpengaruh buruk pada tubuh. Muscle fatigue atau kelelahan otot, itulah risiko yang biasa terjadi. Apa itu kelelahan otot? Bagaimana cara untuk mengatasinya? Berikut penjelasannya:

Kelelahan otot disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya faktor fisik, faktor lingkungan, faktor biokimia dan nutrisi. Dalam studi yang diterbitkan di European Journal of Applied Physiology, Jane Kent-Braun menyatakan bahwa kelelahan otot bisa terjadi akibat kegagalan sistem saraf untuk berkomunikasi dengan jaringan otot atau adanya kerusakan atau inflamasi pada serat otot.

Jika Anda sering mengalami kelelahan otot atau kram, mungkin saja Anda kekurangan zat mineral tertentu seperti potassium, magnesium dan kalsium. Tiga mineral tersebut sangat penting untuk keseimbangan ion di otot dan saraf.

Penyebab kedua bisa terjadi jika Anda melakukan pekerjaan berat tanpa melakukan pemanasan terlebih dulu. Serabut otot yang kurang terlatih dapat “terkejut” dengan peningkatan aktivitas yang tiba-tiba sehingga Anda akan merasa mudah lelah dan kram. Padahal, peregangan sangat penting dilakukan sebelum dan setelah melakukan aktivitas sehari-hari, karena akan membuat otot-otot fleksibel dari waktu ke waktu.

Untuk mengatasi kelelahan otot akibat pekerjaan rumah, coba lakukan hal-hal ini:

  • Regangkan otot-otot. Fokus kepada otot-otot yang paling rentan terhadap rasa sakit dan otot-otot yang paling sering digunakan selama bekerja. Bergeraklah secara perlahan dalam setiap peregangan. Tahan setiap peregangan selama 15 hingga 25 detik sambil mengambil napas dalam-dalam agar memungkinkan banyak oksigen masuk ke dalam aliran darah dan untuk menenangkan otot-otot yang lelah.
  • Gunakan kompres air dingin dan air hangat secara bergantian pada daerah yang lelah. Kompres hangat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga volume darah yang menuju area tersebut meningkat, mengurangi kekakuan sendi dan otot, dan membantu penyembuhan radang. Sementara kompres dingin dapat mengurangi nyeri pada area tersebut, mengurangi pembengkakan dan peradangan, serta mengurangi perdarahan jika ada. Caranya adalah gunakan es dalam dua hari pertama hingga keluhan terasa berkurang. Ganti dengan air hangat di hari ketiga dan seterusnya secara bergantian.
  • Makan protein kompleks secara cukup sesuai kebutuhan, seperti kacang-kacangan, susu, ikan, ayam, atau daging tanpa lemak.
  • Ketika nutrisi tubuh tidak tercukupi dari asupan makanan sehari-hari, misalnya pada individu yang sedang sakit, sedang dalam pengobatan untuk penyakit kronis, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan seseorang memperoleh nutrisi maksimal dari asupan makanannya, konsumsi multivitamin sebagai nutrisi tambahan dapat membantu aktivitas sehari-hari. Beberapa nutrien seperti  Kalium & Magnesium Aspartate disebutkan dapat membantu menguraikan asam laktat (penyebab pegal-pegal dan otot kaku) yang menumpuk di otot untuk diubah menjadi energi, namun penelitian dalam hal ini masih terus dilakukan. VITAMIN B1, B6 & B12 juga membantu memelihara sel-sel saraf. Kemudian salah satu bahan alami yang diyakini dapat membantu perbaikan sel antara lain Ginseng yang berasal dari tumbuhan khas Asia, dan digunakan sebagai pengobatan di beberapa negara seperti Cina dan Korea.
  • Istirahatkan otot selama 24 hingga 48 jam sebelum mulai bekerja kembali.
  • Bila kelelahan otot dan kram yang Anda rasakan teramat nyeri dan tidak berkurang dengan tips di atas, konsultasikan keluhan tersebut dengan dokter.

0 Komentar

Belum ada komentar