Sukses

Sehat Aritmatika

Sebagai Chief Course Instructor dari Yayasan Aritmatika Indonesia (YAI), sosoknya sering mengisi beberapa media sebagai pengasuh rubrik mengenai pembinaan kecerdasan anak. Dirinya memperkenalkan metode sempoa secara utuh termasuk dampak positif terhadap p

Sebagai Chief Course Instructor dari Yayasan Aritmatika Indonesia (YAI), sosoknya sering mengisi beberapa media sebagai pengasuh rubrik mengenai pembinaan kecerdasan anak. Dirinya memperkenalkan metode sempoa secara utuh termasuk dampak positif terhadap perkembangan otak kanan anak.

Empat belas tahun berdirinya lembaga pendidikan khusus aritmatika yang dibinanya, pehobi olahraga bulutangkis ini telah menelurkan sedikitnya ribuan bibit belia penerus bangsa yang memiliki kualitas kecerdasan otak yang cemerlang dari tahun ke tahun. “Hingga kini, kita masih melakukan pembinaan aritmatika. Bahkan sekarang tengah dilakukan pula pada anak-anak penyandang autisme,” ungkap pria yang biasa disapa Pak Edwin ini kepada Klikdokter.com.

Prof. Stanislas Dehaene (46) dari Collège de France dan didukung berbagai banyak penelitian yang senada, mengemukakan mengenai manfaat pelatihan edukasi aritmatika pada anak di ‘Usia Emas’ (4 hingga 12 tahun) dalam membantu optimalisasi konfigurasi otak yang sangat bermanfaat untuk masa depan sang anak.

Pada tahun 2001 sendiri Yayasan Aritmatika Indonesia yang pada saat itu memiliki hanya 270 cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah siswa dan siswi 45.000 murid. Dari sudut pandang tujuannya, pembinaan mental aritmatika memiliki fungsinya antara lain merangsang potensi otak sehingga berkembang mencapai fungsi yang maksimal, melatih daya imajinasi dan kreativitas, melatih daya logika dan sistemika berpikir, melatih daya konsentrasi dan daya ingat, meningkatkan kecepatan, ketepatan dan ketelitian dalam berpikir, hingga ke manfaat aspek kejiwaan seperti memupuk rasa kepercayaan diri dan sikap mental positif, serta membina minat pada pelajaran matematika.

Metode aritmatika memang sudah tidak asing sebagai edukasi pendongkrak kemampuan otak yang penuh terobosan. Namun dewasa ini aritmatika di tangan Pak Edwin berhasil memberikan manfaat signifikan kepada penyandang autisme. “Pada murid aritmatika penyandang autisme, kami menemukan laporan dari orangtua dan wali maupun guru pembinanya bahwa murid mengalami peningkatan kemampuan intelektual secara signifikan,” ujar pria ramah penggemar makanan serba ayam dan serba telur ayam ini.

Sebagai pengajar, sudah ada dalam darahnya sejak muda. Tidak hanya mengikuti jejak sang orangtua, namun dirinya memang memiliki panggilan jiwa sebagai pengajar dan bertekad terus meregenerasi kualitas penerus bangsa yang bermutu. Prestasi demi prestasi sang Edwin muda dari tahun-tahun sekolah dasarnya hingga ke jenjang akademik terus dicapainya.

Soal kesehatan, Pak Edwin senantiasa menjaganya dengan aktivitas olahraga kegemarannya, bulutangkis. “Tapi sayangnya, sejak cidera beberapa tahun lalu (aktivitas) bulutangkisnya menjadi berkurang,” jelasnya lebih lanjut. Namun demikian tak menyurutkan semangat kesadaran kesehatan dirinya. Pola makan selalu menjadi perhatiannya guna menjaga asupan nutrisi yang seimbang.[](DA)

Drs. Edwin Suryono

Nama:
Drs. Edwin Suryono
Tempat/Tgl. Lahir:
Cirebon, 10 November 1967

Pendidikan Formal:
Sarjana Pendidikan IKIP Negeri Jakarta
(Universitas Negeri Jakarta, sekarang)
1986

Karir:
Asisten Dosen IKIP
Negeri Jakarta
1990-1991

Kepala Sekolah SDS Harapan Cempaka Putih Jakarta
1996-1997

Pengasuh Program Pendidikan Mental Aritmatika Sempoa acara “Cakrawala” di ANTV, acara "Pesta Anak" di SCTV, acara "Perempuan-perempuan" di Metro TV, acara "Kring-Kring Olala di TPI
1998-2001

Ketua Delegasi Peserta Lomba Mental Aritmatika dan Matematika Tingkat Internasional Abacus Associaton di Hongkong (2001), Thailand (2005), dan di Malaysia (2006)
2001-2006

Pengasuh Rubrik Konsultasi Program Pendidikan Mental Aritmatika Sempoa di Majalah Dunia Ibu & Anak (Diba)
2000-2002

Pengasuh Rubrik Konsultasi Program Pendidikan Mental Aritmatika Sempoa di Majalah Swara Cantika
2002-2003

Chief Course Instructor
Yayasan Aritmatika Indonesia
1997-sekarang

 

0 Komentar

Belum ada komentar