Sukses

Kembali Ke Hidup Yang Sehat

Terbiasa menjalankan pola hidup sehat dan bersih sedari kecil atas didikan disiplin ayahanda, kini beliau mengimplementasikan nilai-nilai kesehatan dalam perilaku kehidupan sehari-hari

Terbiasa menjalankan pola hidup sehat dan bersih sedari kecil atas didikan disiplin ayahanda, kini beliau mengimplementasikan nilai-nilai kesehatan dalam perilaku kehidupan sehari-hari.

Kini termanifestasi oleh beliau ketika merealisasikan sebuah sarana fasilitas sosial dan umum di kompleks Universitas Indonesia (UI), Depok. Melalui kebijakan dan atas bantuan tim kerja di UI, kini UI dilengkapi oleh fasilitas jalur sepeda khusus, lengkap dengan sarana infrastrukturnya termasuk sewa sepeda gratis kepada mahasiswa dan mahasiswinya.

Disamping itu, walau sebagian besar wilayah UI Depok berada dalam wilayah Kota Administratif Depok, terlepas akan PERDA No 2 tahun 2005 yang bertendensi larangan merokok di beberapa tempat umum salah satunya wilayah institusi pendidikan, beliau membuat kebijakan kesehatan lainnya yakni, larangan merokok di wilayah kampus UI.

Tindakan-tindakan tersebut patut diacungi jempol. Sudah saatnya masyarakat Indonesia secara luas diperkenalkan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sementara salah satu langkah yang paling efektif untuk mediasi penyuluhan PHBS adalah melalui institusi pendidikan dengan implementasi konsisten.

Pria kelahiran 46 tahun silam ini sadar betul akan esensi hidup yang sehat. Sehat baginya adalah kekayaan yang paling pertama wajib diraih. Berlatar belakang didikan ayahanda yang berasal dari lingkungan religius berorientasi pendidikan dan berpikiran maju, dan ibunda yang berlatar belakang tradisi pesantren, Prof. Gumilar, demikian beliau biasa disapa, terbiasa dengan pola pendidikan keluarga yang penuh disiplin dan kasih sayang.

Bangun subuh dini hari, pergi ke masjid, sembahyang subuh dan mengaji, kemudian berolahraga pagi di depan rumah menjalani bersama ayahanda dengan berlari pagi. Dilanjuti dengan rutinitas kewajiban berbakti kepada orangtua mengerjakan tugas-tugas keluarga dalam membantu keperluan sehari-hari. Dari menimba air, mengisi bak mandi, memberi ikan makan di kolam yang terletak di sawah dan diakhiri meniti ilmu berangkat ke sekolah.

Masa Pendidikan
Semasa SMP beliau memiliki hobby menulis. Tulisannya kerap terpilih mengisi majalah dinding SMP I Negeri Cisayong, Tasikmalaya. Semasa SMA beliau sangat menggemari menggeluti bidang organisasi. Pada kelas 1 SMA, dirinya sudah dipercayai menjalani mandat sebagai ketua OSIS.

Selepas menyelesaikan bangku SMU, pria yang kini telah dianugerahi satu putri dan dua putra ini dari perkawinannya dengan Dra. Nenden Wasita Kusumah, memutuskan untuk meneruskan ke jenjang kuliah dengan pilihan fokus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia, Jakarta.

Biaya pendidikan kuliah beliau  dibiayai oleh kedua orangtuanya, walau dalam jumlah terbatas. Beliau menyadari, kedua orangtua tengah menopang biaya hidup ketujuh saudara kandungnya yang lain. Oleh karena itu, dirinya memutuskan untuk bekerja sebagai guru les privat matematika, kimia, dan fisika bagi siswa SMA.

Walau sembari bekerja, beliau tetap meluangkan waktunya dalam keorganisasian kampus. Ditengah kesibukannya, dirinya masih sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Senat Mahasiswa. Pun, di asrama Daksinapti beliau sempat berlaku sebagai salah satu pengurus RT. Belum lagi aktivitas kegiatan olahraga, dirinya sempat memperkuat kesatuan tim kampus pada kejuaraan bola voli antas universitas tingkat UI maupun nasional.

Pada tahun 1990 beliau mendapatkan beasiswa peneliti tamu di Universitas Groningen, Belanda, selama tiga bulan. Beliau tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Waktu yang ada beliau manfaatkan untuk mendalami bahasa inggris dan menulis proposal studi lanjutan. Tak ayal, Profesor H-D Evers di Universitaet Bielefeld, Jerman dan Dr. Lins dari DAAD Bonn beserta timnya merestui beasiswa pendidikan SE setelah melalui tes dengan hasil nilai yang sangat memuaskan.

Beliau masuk universitas pada tahun 1991, pada tahun pertama beliau diterima sebagai mahasiswa program doktor. Beliau menempuh doktor langsung dari jenjang S1. Hingga pada tahun 1995 menyelesaikan dsertasi dan lulus ujian doktor dengan judisium Magna Cum Laude.

Sekembalinya di tanah air, beliau memutuskan untuk kembali fokus pada meniti karir di kampus yang telah membesarkannya, Universitas Indonesia. Penelitian demi penelitian kolaboratif dikerjakan. Beliau sering mengambil peran untuk menjadi motor transformasi stigma masyarakat kepada UI. Budaya lama birokratis dan lainnya yang perlu dibenahi mulai diimplementasikan secara berkesinambungan dan konsisten. Tak ayal, suskes beliau sebagai motor perubahan mengantarkannya sebagai rektor termuda di Universitas tertua di Indonesia.[](DA)

Prof. Dr. der. Soz. Drs. Gumilar Rusliwa Somantri

Prof. Dr. der. Soz. Drs. Gumilar Rusliwa Somantri
Tanggal Lahir:
Tasikmalaya, 11 Maret 1963

RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL
1982
Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Indonesia

1995
Fakultas Sosiologi,
Universtaet Bielefeld, Jerman

RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL
Oktober 2006
Pelatihan Kewirausahaan bagi Eksekutif Universitas Indonesia,
Direktorat SDM UI

Juli 2006
Pelatihan Pengembangan SDM melaui metoda 165 Emotional and Spiritual Quotient (ESQ), kelas Eksekutif ESQ, Jakarta angkatan 48, ESQ 165, Jakarta

Maret 2005
Pelatihan Self-Healing Reiki Tumo, ESQ 165, Jakarta

Juni 2004
Kursus Akuntansi dan Manajemen Keuangan bagi Eksekutif di Lingkungan Universitas Indonesia

Februari – Juni 2000
Kursus Bahasa Jepang, Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia

Desember 1998
Peserta Pelatihan JICA bagi Pengembangan SDM, Tokyo, Jepang, JICA

April – Mei 1998
Kursus Peningkatan Kemampuan
Mengajat pada Perguruan Tinggi
(Program PEKERTI) UI

Maret 1997
Kursus Penggunaaan Multi-Media dalam Pengajaran di Pendidikan Tinggi,
AMIC, Singapura

Januari – Maret 1993
Pelatihan Pra-Jabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil, Universitas Diponegoro, Semarang

April – September 1991
Pendidikan Bahasa Jerman, Goethe Institut di Goettingen, Jerman

Agustus 1990
Pelatihan Komputer bagi Calon Penerima Beasiswa Asing, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan Universitas Gunadarma

September 1990 – Februari 1991
Pendidikan Bahasa Jerman Goethe Institut, Jakarta

Desember 1989
Peserta Pelatihan Penggunaan SPSS dalam Penelitian Sosial, Pusat Antar Universitas-Ilmu Sosial, Universitas Indonesia

KARIR
2007 – 2012
Rektor Universitas Indonesia

2002 – 2006, 2006 – 2010
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Indonesia

2006 – 2010
Anggota Badan Pembina Harian
Universitas Muhammadiyah
Jakarta

2006 – 2007
Anggota Dewan Ahli
Forum Komunikasi Alumni ESQ
 Jakarta

2006
Ketua Forum Dekan FISIP, FIA dan FIKOM seluruh Indonesia

2005 – 2006
Anggota Dewan Riset Daerah Provinsi DKI Jakarta

2003 – 2006
Anggota, Senat Akademik
Universitas Indonesia (SA-UI)

2002 – 2006
Anggota Senat Akademik Fakultas (SAF), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Indonesia

2001 – 2002
Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA)
Universitas Indonesia

BUKU
Looking at Gigantic Kampung, 2000
People Making the City, 2000
Vilage in Motion, 2000
Ilmu Sosial di Persimpanagn Jalan, 2006
Migration Within Cities, 2007

0 Komentar

Belum ada komentar