Sukses

Awas, Kebiasaan Tidur Ini Bisa Merusak Gigi!

Sering mengkertakkan gigi saat tidur? Pertimbangkan untuk pakai pelindung gigi saat tidur, agar gigi tidak semakin rusak.

Pernah melihat seseorang tidur dengan mengkertakkan gigi, dan terdengar seperti bunyi mengerat? Kondisi ini disebut sebagai bruxism dan clenching. Anak-anak maupun orang dewasa bisa mengalaminya. Biasanya kebiasaan ini dilakukan pada saat tidur di malam hari, dan penderita tidak menyadarinya.

Pada bruxism, penderita umumnya memiliki gigi yang datar dan pendek, baik pada permukaan kunyah gigi depan maupun belakang. Sedangkan clenching merupakan gerakan gigitan vertikal yang berlebihan, ditandai dengan kerusakan pada permukaan gigi geraham kedua (gigi yang paling belakang).

Salah satu cara untuk mencegah terkikisnya struktur gigi adalah dengan menggunakan pelindung saat tidur. Pelindung gigi ini akan membentuk batas antara gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah, sehingga tidak akan saling beradu. 

Kegunaan lainnya adalah untuk melindungi permukaan gigi yang berkontak dengan gigi tiruan porselen. Pelindung ini akan dicetak sesuai dengan struktur gigi penderita.

Seiring dengan bertambahnya usia, sendi rahang dan permukaan kunyah setiap manusia pasti berubah, tetapi permukaan gigi tiruan porselen tidak. Karena itu, pada sebagian pasien, dapat berisiko menyebabkan kelainan pada sendi rahang.  

Begitu juga dengan pasien yang menggunakan gigi tiruan keramik (dental veneer) yang saling berkontak. Mengingat sifat bahan tersebut rapuh, disarankan untuk menggunakan pelindung gigi agar kedua permukaan gigi tiruan keramik terlindungi.

Namun, jangan beranggapan bahwa bruxism bisa diatasi dengan pelindung gigi saja. Bruxism tergolong sebagai gangguan tidur, yang bisa terjadi karena stres atau penyebab lainnya.

Itulah sebabnya mengapa penanganan bruxism bisa lebih kompleks. Tak hanya dibutuhkan pelindung gigi, tetapi juga bimbingan konseling, perubahan gaya hidup, dan terapi pengobatan.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar