Sukses

Psikosomatis, Ketika Pikiran Sebabkan Penyakit

Pernahkah Anda stres, lalu keluhan penyakit tiba-tiba memburuk? Awas, bisa jadi Anda mengalami suatu kondisi yang disebut Psikosomatis

Pemeriksaan dokter tidak menghasilkan adanya suatu kelainan meskipun Anda merasa memiliki penyakit. Pernahkah Anda merasakan hal tersebut? Atau, penyakit yang Anda derita tiba-tiba memberat saat stres? Awas, bisa jadi Anda mengalami suatu kondisi yang disebut dengan psikosomatis.

Psikosomatis adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari dan menemukan kaitan antara masalah psikis (jiwa) serta tubuh manusia dalam keadaan sehat maupun sakit. Ilmu ini bertujuan untuk mencari hubungan antara peristiwa-peristiwa psikologis manusia dengan timbulnya gejala-gejala yang dirasakan oleh tubuhnya.

Artinya, psikosomatis berfokus pada efek dari pikiran yang dapat memengaruhi penyakit. Baik itu memperberat penyakit atau sebaliknya.

Fenoma psikosomatis yang sering ditemukan adalah keluhan pasien yang tidak sebanding dengan hasil pemeriksaan (tidak ditemukan adanya kelainan). Namun perlu diingat, kondisi ini hanya dapat diketahui bila seluruh pemeriksaan yang dibutuhkan untuk mendiagnosis penyakit telah dilakukan pada pasien.

Nah, tidak ditemukannya kelainan seperti yang dikeluhkan pasien tentu akan menghasilkan diagnosis bahwa pasien tidak sakit. Sayangnya, pasien seringkali menolak kesimpulan ini dan memutuskan untuk berganti-ganti dokter.

Bisa dibilang ini hanyalah ‘penyakit’ dalam pikiran pasien saja. Harus diakui juga bahwa pengobatan untuk masalah psikosomatis seperti ini memang tergolong rumit.

Gangguan psikosomatis bisa sangat bervariasi. Beberapa keluhan yang umum terjadi adalah nyeri kepala, sesak napas, mual, nyeri perut, dada berdebar, nyeri dada, dan tangan gemetar. Keluhan tersebut kerap memiliki kaitan waktu dengan terjadinya fenomena beban psikologis, misalnya stres dan kecemasan.

Dalam ilmu psikosomatis, kejadian di atas adalah bukti bahwa mental dan fisik sangat berkaitan. Dengan kata lain, terdapat aspek mental dalam setiap penyakit fisik dan aspek fisik dalam masalah mental.

Jadi kesimpulannya, psikosomatis menekankan bahwa pikiran dan tubuh manusia saling berkaitan. Kesehatan antara kedua aspek ini saling memengaruhi satu sama lain. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan pikiran dan tubuh secara bersamaan.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar