Sukses

3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pakai Hand Sanitizer

Penggunaan hand sanitizer ternyata tidak bisa sembarangan dan ada aturannya! Apa saja yang harus diperhatikan?

Sebagian orang memilih menggunakan hand sanitizer ketimbang mencuci tangan dengan air dan sabun. Alasannya beragam, mulai dari tidak tersedianya  air, air yang dirasa kotor, hingga alasan waktu.

Center for Disease Control and Prevention (CDC) sendiri menyatakan bahwa membersihkan tangan dengan hand sanitizer tidak seefektif mencuci tangan dengan air dan sabun. Walau demikian, pada kondisi tertentu di mana mencuci tangan tidak mungkin dilakukan, hand sanitizer tetap dapat membantu membersihkan tangan asalkan dilakukan dengan tepat!

  1. Gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60%

Untuk mendapatkan efek bersih optimal, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol dengan kadar 60% atau lebih. Berdasarkan penelitian, hand sanitizer yang mengandung alkohol dengan kadar di bawah 60% atau tanpa alkohol tidak mampu bekerja optimal membunuh kuman.

Pada beberapa kasus, penggunaan hand sanitizer yang tidak mengandung alkohol justru dapat membuat kuman lebih kebal terhadap hand sanitizer. Bahkan lebih berisiko mengiritasi kulit.

Apakah kandungan alkohol ini aman tertelan? Alkohol adalah bahan kimia yang mudah menguap. Untuk mengindari efek alkohol terhadap tubuh, tunggu hingga tangan benar-benar kering setelah menggunakan hand sanitizer.

Alkohol dalam hand sanitizer hanya akan memberikan dampak buruk bagi tubuh bila tertelan dalam jumlah banyak. Di Amerika, kasus keracunan hand sanitizer banyak dialami oleh anak-anak.

Ya, anak- anak memang berisiko tinggi tidak sengaja memakan hand sanitizer karena warna dan aromanya yang menarik. Oleh karena itu, simpan hand sanitizer di tempat aman, jauh dari jangkauan anak- anak

  1. Tunggu hingga tangan benar-benar kering dari hand sanitizer

Tidak hanya menghindari efek alkohol pada tubuh, menunggu hingga tangan benar-benar kering juga berarti memberikan waktu kepada hand sanitizer untuk bekerja optimal. Selain itu, mengusap tangan sebelum hand sanitizer kering ternyata dapat memangkas efektivitasnya.

  1. Hand sanitizer tidak efektif digunakan pada tangan yang sangat kotor

Berbagai penelitian dilakukan untuk membuktikan efektivitas hand sanitizer dalam menjaga kebersihan tangan. Namun, kebanyakan penelitian ini dilakukan di rumah sakit, di mana tangan-tangan tersebut memang terkontaminasi kuman tetapi tidak terlalu kotor.

Pada orang dengan aktivitas tertentu, misalnya sehabis memasak, berkebun, berolahraga, atau memancing, penggunaan hand sanitizer saja tidak dianjurkan. Tangan yang kotor harus dibersihkan menggunakan sabun dan air mengalir.

Hand sanitizer memang sangat mempermudah masyarakat dalam menjaga kebersihan tangan. Namun, perlu diingat bahwa efektivitasnya tidak sebaik mencuci tangan.

Jadi, bila situasi memungkinkan, usahakan untuk tetap mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga benar-benar bersih. Lalu, sempurnakan kebersihannya dengan penggunaan hand sanitizer.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar