Sukses

Mengatasi Batuk pada Anak Saat Tidur

Batuk pada anak tentu akan sangat mengganggu aktivitasnya. Apalagi jika terjadi saat sedang tidur, kualitas tidurnya pun akan terganggu Bagaimana cara mengatasinya?

Batuk tidak mengenal waktu. Anak bisa saja dengan mudah terkena batuk kapan pun. Namun, batuk pada malam hari kerap dikaitkan dengan batuk alergi.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, kelompok usia 6-23 bulan adalah kelompok umur paling rentan untuk mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) yang memberikan manifestasi batuk.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk tidak menggunakan obat batuk pilek yang dijual bebas pada anak berusia di bawah 6 tahun. Hal ini dikarenakan efektivitasnya belum teruji pada anak. Bahkan terdapat risiko efek samping yang berbahaya.

Lalu, bagaimana cara mengatasi batuk pada anak saat tidur?

  1. Biarkan anak beristirahat.
  2. Gunakan humidifier (pelembap udara) di kamar anak untuk memudahkannya bernapas dan rileks.
  3. Jika anak tidur, tinggikan posisi kepalanya untuk memudahkannya bernapas sewaktu batuk melanda.
  4. Jika anak terbangun saat batuk, berikan ia minuman hangat. Minuman hangat dapat mengencerkan lendir yang menempel di tenggorokan
  5. Berikan obat pada anak:
    1. Jika batuk berdahak, gunakan obat batuk golongan ambroxol dan guaifenesin.
    2. Jika batuk tidak berdahak, gunakan obat batuk yang mengandung dextromethorphan HBr.
  6. Jika batuk tidak membaik, segera periksakan ke dokter agar dapat ditangani dengan tepat.

Semoga anak Anda cepat sembuh dari batuk yang mengganggu dan beraktivitas kembali.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar