Sukses

Persiapan Mental Menyambut Malam Pertama

Bagi Anda yang lajang dan akan segera menikah, malam pertama tentu menjadi salah satu yang dinanti. Yuk, persiapkan mental Anda dengan kiat-kiat ini.

Malam pertama memang bisa bikin campur aduk. Excited sekaligus cemas adalah sensasi yang biasanya dirasakan oleh para calon mempelai.

Tidak mudah rasanya membayangkan akan berbagi ranjang dan memperlihatkan tubuh di depan orang yang selama ini belum menjadi keluarga. Lalu, apa yang perlu dipersiapkan untuk menyambut malam pertama?

  • Tidak selalu mengeluarkan darah

Ingat, tidak semua wanita mengeluarkan darah saat berhubungan intim pertama kali. Selaput dara merupakan sebuah jaringan yang sangat tipis dan dapat robek tidak hanya karena berhubungan intim.

Selaput dara seorang wanita dapat robek saat berlari, bersepeda, atau aktivitas lainnya. Penting bagi wanita dan pria untuk sama-sama memahami hal ini.

  • There’s always a first time for everything

Rasa nyeri yang timbul, terutama pada wanita, saat berhubungan intim pertama kali merupakan hal wajar. Kebanyakan wanita akan merasa kaget –beberapa bahkan trauma– karena rasa nyeri. Tak jarang ini membuat si pria menjadi ragu-ragu untuk mencoba kembali karena takut menyakiti pasangannya.

Pahamilah bahwa malam pertama tidak harus selalu langsung berhubungan intim. Anda bisa memulainya dengan bercakap-cakap, membicarakan tentang tubuh masing-masing dan hal apa yang ingin dicoba, hingga merasa nyaman satu sama lain barulah ke tahap selanjutnya.

  • Belum tentu malam hari

Walaupun disebut dengan ‘malam pertama’, tidak selalu berhubungan intim pertama kali harus dilakukan malam itu juga. Jika Anda melangsungkan pernikahan pada malam hari, ada baiknya beristirahat dulu dan memulai hubungan intim pada pagi harinya, saat tubuh sudah memiliki banyak energi dan segar kembali.

  • Jika belum berhasil, jangan kecewa

Malam pertama bisa menjadi kenangan yang berbeda bagi tiap pasangan. Bisa romantis, lucu, seru, memalukan, atau bahkan mengecewakan. Jangan biarkan hal ini menahan Anda untuk tidak mencoba lagi. Semakin sering bereksperimen dengan tubuh satu sama lain, semakin Anda lebih bisa membaca pola hubungan intim yang cocok dan nyaman bagi Anda berdua.

Yang terpenting, jangan panik dan tidak perlu terburu-buru. Malam pertama seharusnya menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukannya menakutkan. Ingat, rasa humor selalu bisa mencairkan suasana!

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar