Sukses

Loh, Memangnya Kesurupan Bisa Menular?

Salah satu kabar yang cukup heboh di tahun ini adalah kesurupan massal yang menimpa puluhan siswa SMP yang baru saja mengunjungi Candi Borobudur. Apa padangan dunia medis di balik fenomena ini?

Kesurupan bukanlah hal yang asing bagi masyarakat Indonesia. Seperti yang menimpa puluhan siswa SMP yang baru saja mengunjungi Candi Borobudur. Mengapa kesurupan bisa terjadi secara missal? Menularkah?

Kesurupan banyak dianggap sebagai hal yang supernatural. Sebagian besar orang meyakini kejadian ini sebagai kondisi dimana seseorang kerasukan setan, arwah, jin, atau makhluk gaib lainnya. Karena itu penanganannya pun harus secara supernatural juga.

Sebenarnya, dunia medis juga mengakui bahwa kesurupan memang benar adanya. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut sebagai gangguan trans disosiatif, atau lebih sering disebut trans.

Menurut Diagnostic and Statistical Mental Disorder (DSM) IV, trans merupakan peristiwa gangguan kejiwaan yang ditandai dengan perubahan kesadaran, identitas, atau memori yang bersifat sementara. Orang yang mengalami trans biasanya ‘berubah’ menjadi sosok yang dipenuhi kekuatan atau kuasa tertentu.

Ada beberapa studi yang menjelaskan mengenai trans. Hasilnya, beberapa studi menemukan trans lebih banyak dialami oleh wanita dan lebih rentan terjadi pada orang yang mengalami gangguan kejiwaan –seperti gangguan cemas atau depresi.

Meskipun kesurupan diakui oleh dunia medis, fenomena kesurupan massal belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh beberapa dokter ahli kejiwaan, fenomena kesurupan massal di Indonesia tidak sepenuhnya benar terjadi.

Apa maksudnya? Artinya, tidak semua orang yang dianggap kesurupan tersebut benar-benar mengalami trans. Sebenarnya, dalam situasi tersebut hanya ada satu atau beberapa orang yang mengalami trans.

Saat melihat hal tersebut, rekan-rekan di sekitarnya ketakutan dan berteriak histeris. Inilah yang menimbulkan kesan seolah mereka semua mengalami hal yang sama. Namun demikian, kemungkinan adanya hal supernatural yang memengaruhi terjadinya kesurupan yang menular ini juga perlu diakui.

Berita baiknya adalah pengobatan medis untuk mengatasi kesurupan telah ditemukan. Alih-alih memberikan cipratan air atau jampi-jampi tertentu, kesurupan sebenarnya dapat diatasi dengan menyuntikkan obat antipsikotik –sejenis obat penenang– kepada penderitanya.

Pemberian obat yang tepat jauh lebih membantu. Setelah mendapat obat antipsikotik, penderita biasanya akan tenang dan ‘roh yang merasukinya’ akan hilang dengan sendirinya.

Nah, sudah tahu kan kalau kesurupan itu tidak menular? Dan kalau Anda tak mau mengalami kesurupan atau gangguan trans, jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan jiwa dan spiritual, ya!

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar