Sukses

Gigi Anak Berlubang, Benarkah Hanya Karena Malas Sikat Gigi?

Gigi berlubang memang sering ditemukan pada usia anak-anak. Biasanya, malas sikat gigilah yang sering dituding sebagai penyebabnya. Hanya itu sajakah penyebabnya?

Gigi berlubang memang kerap ditemukan pada usia anak-anak. Kondisi ini sering dituding sebagai akibat dari anak yang malas sikat gigi. Benarkah ini?

Gigi berlubang disebabkan karena adanya bakteri yang menginfeksi lapisan-lapisan gigi. Akibatnya gigi terlihat kecokelatan, kehitaman, dan lama-kelamaan bisa terkikis habis.

Kasus gigi berlubang sangat sering terjadi pada usia anak-anak. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa anak yang mengalami kondisi gigi berlubang semakin tahun semakin banyak jumlahnya.

Pada tahun 2013, data menunjukkan bahwa satu dari dua anak di dunia memiliki gigi yang berlubang. Mengejutkan, bukan?

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan malas sikat gigi kerap dituding sebagai biang keladi gigi berlubang pada anak. Ini memang benar.

Mengonsumsi makanan yang manis dan jarang membersihkan gigi akan mengundang bakteri untuk berkumpul dan menginfeksi gigi. Namun ternyata bukan hanya itu saja.

Berbagai studi juga menemukan malnutrisi atau kurang gizi, ternyata juga menjadi penyebab dari gigi berlubang pada anak. Anak yang kekurangan gizi memiliki risiko dua kali lipat mengalami gigi berlubang dibandingkan dengan anak yang nutrisinya cukup.

Ini disebabkan karena malnutrisi menyebabkan enamel (lapisan luar gigi) tidak berkembang dengan baik. Enamel merupakan bagian yang paling kuat dalam tubuh manusia, bahkan lebih kuat dari tulang.

Enamel berfungsi untuk menjaga gigi dari kuman-kuman, yang dapat membuat gigi berlubang. Nah, anak yang mengalami malnutrisi memiliki lapisan enamel yang tipis, sehingga rentan mengalami gigi berlubang.

Selain itu, anak yang giginya terlanjur berlubang umumnya akan mengalami gangguan makan yang dapat menyebabkan dirinya mengalami kekurangan gizi. Bila ini terjadi, gigi lainnya juga akan lebih mudah berlubang.

Kekurangan gizi dan gigi berlubang diibaratkan seperti sebuah siklus. Maksudnya, kekurangan gizi dapat menyebabkan gigi berlubang, demikian pula gigi berlubang yang dapat menyebabkan malnutrisi. Begitu seterusnya.

Jika tidak ingin anak Anda memiliki kondisi gigi berlubang, selain rajin menyikat gigi, pastikan juga gizinya tercukupi dengan baik. Dengan demikian, tidak hanya giginya saja yang terjaga, tetapi tumbuh kembangnya juga optimal.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar