Sukses

Mana yang Lebih Sehat, Kacang Panggang atau Kacang Goreng?

Kacang umumnya diolah dengan cara panggang dan goreng. Di antara kacang panggang dan kacang goreng, mana yang tidak menyebabkan kegemukan?

Kacang merupakan tumbuhan dengan segudang manfaat. Keluarga polong-polongan ini mengandung makronutrien dan mikronutrien yang sangat kaya meski ukurannya kecil. Karena itu, sayang sekali jika tidak menyertakannya dalam asupan sehari-hari. 

Kacang dapat diolah dengan cara panggang atau goreng. Pertanyaannya, mana yang lebih baik bagi kesehatan dan tidak menyebabkan kegemukan; apakah kacang panggang atau kacang goreng?

1 dari 4 halaman

Kacang Penyebab Kegemukan?

Kacang mengandung protein dan serat dalam jumlah banyak. Selain itu, tumbuhan ini juga mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan (tokoferol, fitoestrol, dan komponen fenolik). 

Karena kandungan-kandungan tersebut, kacang sudah diteliti bermanfaat dalam upaya mencegah penyakit jantung dan diabetes.

Apakah kacang mengandung lemak? Ya. Kacang memang tinggi akan kandungan lemak dan karbohidrat. Inilah yang mungkin membuat sebagian orang enggan makan kacang. Namun, ketahuilah bahwa jenis lemak dalam kacang justru dapat menunjang kesehatan.

Kandungan lemak jenuh pada kacang berukuran kecil (4-16 persen). Hampir setengah dari kandungan lemak total dalam kacang adalah lemak tidak jenuh, salah satunya monounsaturated fatty acids.

Studi epidemiologis hingga uji klinis berkesimpulan, kacang tidak menyebabkan kegemukan atau obesitas. Tumbuhan ini justru dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

Manfaat kacang dalam menurunkan berat badan dapat tercapai apabila dikonsumsi sebagai pengganti sumber lemak harian. Dengan kata lain, Anda mesti menghindari daging merah, masakan bersantan, atau gorengan jika ingin merasakan manfaat tersebut.

Tidak berhenti di situ. Kacang juga disebut mampu menjaga berat badan, karena kaya akan protein dan serat. Keduanya berkaitan dengan rasa kenyang lebih lama, sehingga membatasi keinginan untuk makan lebih banyak.

Hal lain yang membuat kacang dapat bantu menurunkan berat badan adalah berkat kandungan lemak tidak jenuh di dalamnya. Faktanya, lemak tidak jenuh bisa meningkatkan oksidasi lemak sehingga menurunkan tumpukan lemak di tubuh. 

Kesimpulannya, efek makan kacang tidak menyebabkan kegemukan. Opini bahwa kacang menambah berat badan perlu direvisi. Kacang, berkat kandungan gizi didalamnya, justru bermanfaat mencegah obesitas bila dikonsumsi dengan tepat. 

Artikel Lainnya: Benarkah Suka Makan Kacang Bisa Picu Asam Urat?

2 dari 4 halaman

Beda Kandungan Kacang Panggang dan Kacang Goreng

Sekarang Anda sudah tahu bahwa kacang tidak terbukti berkaitan dengan kegemukan. Mungkin kini Anda mulai tertarik dengannya. Selain mengonsumsi dalam bentuk mentah, tersedia pula olahan dalam bentuk kacang panggang atau kacang goreng. 

Di antara kedua jenis kacang tersebut, mana yang lebih sehat dan tidak menyebakan kegemukan?

Ternyata, kacang panggang memiliki kandungan lemak, karbohidrat dan protein yang tidak jauh berbeda dengan kacang mentah. Kendati demikian, kacang panggang memiliki kandungan lemak dan kalori sedikit lebih banyak per gramnya.

Sebanyak 28 gram kacang almond mentah mengandung 161 kalori, dan 14 gram lemak. Sedangkan kacang almond panggang dengan jumlah yang setara mengandung 167 kalori dan 15 gram lemak.

Bagaimana dengan kacang goreng? Apakah lebih baik? Tidak juga. Kandungan lemak di dalam kacang goreng justru meningkat cukup banyak. Kacang goreng untuk 1 porsi bisa mengandung 21 gram lemak dan 200 kalori.

Anda juga mesti hati-hati dengan kadar garam yang tinggi pada kacang panggang maupun kacang goreng. Kacang panggang sekalipun tidak akan lebih baik daripada kacang goreng bila diolah dengan tambahan garam yang banyak. 

Konsumsi makanan tinggi garam dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi alias hipertensi

Selain itu, suhu tinggi dan pengolahan yang terlalu lama juga dapat berkaitan dengan rusaknya kandungan lemak baik dalam kacang. Asam lemak tidak jenuh yang terpapar suhu tinggi dalam waktu lama juga bisa atau teroksidasi.

Artikel lainnya: Segudang Manfaat Kacang Kapri untuk Kesehatan, Apa Saja?

3 dari 4 halaman

Konsumsi Kacang Tetap Harus Dibatasi

Kacang bisa bermanfaat untuk menjaga berat badan asalkan dikonsumsi dengan bijak. Apabila sembarangan atau berlebihan, kacang malah dapat menyebabkan kenaikan berat badan hingga obesitas.

Batas konsumsi kacang yang direkomendasikan adalah sekitar 28 gram pada beberapa hari dalam seminggu (tidak setiap hari).

Selain itu, perhatikan pula cara mengolah kacang. Hindari penggunaan suhu terlampau tinggi dan durasi masak yang terlalu jangan terlalu lama, karena berpotensi merusak kandungan gizi di dalamnya.

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat kacang secara optimal, konsumsilah yang masih mentah tanpa ditambah garam atau bumbu lainnya. Tentunya, Anda mesti mencucinya dengan air mengalir terlebih dahulu, agar kotoran yang menempel dapat hilang. 

Kacang tidak melulu berkaitan dengan kegemukan. Bagi Anda yang bingung memilih antara kacang panggang atau kacang goreng, ketahuilah bahwa kandungan kalori dan lemak pada kacang goreng lebih banyak. 

Selain itu, apapun jenis olahannya, pastikan tidak menambahkan garam dalam jumlah yang berlebihan ke dalamnya.

Masih penasaran dengan efek makan kacang? Ingin tahu manfaat kacang lainnya? Konsultasikan lebih lanjut kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar