Sukses

Perubahan Warna Urine Cerminkan Suatu Penyakit

Siapa sangka, ternyata perubahan warna urine bisa mencerminkan adanya suatu penyakit di dalam tubuh!

Anda pasti pernah mengalami perubahan warna urine, bukan? Terkadang tidak berwarna (bening), berwarna kuning cerah, atah bahkan kuning gelap.

Urine merupakan zat buangan yang dihasilkan kedua ginjal. Ginjal berfungsi menyaring darah setiap 5 menit, menyerap zat yang masih diperlukan tubuh dan membuang yang tidak.

Dalam hal ini, zat buangan yang dikeluarkan ginjal tersebut bisa berbentuk racun. Bila tidak segera dibuang akan merusak sel-sel di dalam tubuh.

Dalam kondisi normal, urine seharusnya berwarna jernih, tidak berbau tajam, dan tidak menimbulkan keluhan saat proses pengeluarannya. Namun apabila terjadi perubahan warna, Anda sebaiknya waspada.

Inilah arti perubahan warna urine:

  1. Kuning gelap

Perubahan warna urine menjadi kuning gelap menandakan tubuh Anda mengalami dehidrasi. Agar terhindar dari dehidrasi, usahakan untuk minum setidaknya 2 liter air setiap harinya.

  1. Kemerahan

Selain obat-obatan, seperti rifampicin (obat TBC), urine yang berwarna kemerahan dapat menjadi indikasi adanya penyakit yang lebih serius, seperti infeksi saluran kencing, batu ginjal atau kanker. Umumnya, berbagai penyakit ini juga disertai gejala lain, seperti nyeri saat buang air kecil atau anyang-anyangan.

  1. Cokelat gelap

Bila Anda tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, perubahan warna urine menjadi cokelat gelap dapat menjadi petanda adanya gangguan pada organ hati.  Selain obat dan gangguan hati, urine berwarna cokelat gelap juga kerap dialami seseorang akibat olahraga ekstrem.

  1. Kelabu

Salah satu petanda adanya infeksi saluran kencing adalah urin kelabu yang dibarengi dengan nyeri. Selain nyeri, Anda juga harus waspada infeksi bila urin kelabu ini disertai dengan frekuensi buang air kecil yang menjadi sering namun tidak terasa lega setelahnya.

  1. Hijau atau biru

Amitriptyline, indomethacin, dan propofol (diprivan) adalah jenis obat yang dapat menjadikan warna urine menjadi hijau atau kebiruan. Selain obat tersebut, perubahan warna urine menjadi hijau atau biru dapat pula disebabkan oleh kondisi yang disebut familial benign hypercalcemia.

Kondisi ini termasuk langka dan diturunkan oleh orangtuanya. Selain itu, urine yang berwarna hijau atau biru ini juga dapat menandakan adanya infeksi oleh bakteri pseudomonas.

Mulai sekarang, jangan sepelekan lagi perubahan warna urine Anda, ya. Perubahan kecil ini dapat bermakna besar bila diketahui sedari dini, dan akan menyelamatkan diri Anda bila segera diatasi.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar