Sukses

Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Tangan Ketiga

Asap rokok tak hanya berbahaya bagi perokok aktif dan perokok pasif. Namun juga riskan bagi perokok tangan ketiga.

Perokok tangan ketiga merupakan istilah yang akhir-akhir ini menjadi populer. Yang dimaksud dengan perokok tangan ketiga adalah orang-orang yang menghirup ‘asap ketiga’, yakni residu dari asap rokok yang menetap pada area atau permukaan benda yang bersinggungan dengan rokok.

Asap rokok terdiri dari banyak zat yang memiliki dampak buruk bagi tubuh, seperti nikotin, arsenik, timah, dan sebagainya. Partikel-partikel inilah yang akhirnya membentuk residu, dan tertinggal pada berbagai permukaan benda. Misalnya kursi, meja, bahkan pakaian.

Lalu, apa saja bahaya dari residu asap rokok bagi perokok tangan ketiga? Menurut Surgeon’s General Report tahun 2006, zat kimia yang terdapat pada residu asap rokok tetap berbahaya, walaupun perokok telah mematikan putung rokoknya.

Nikotin dari sisa asap rokok dapat bereaksi dengan komponen tertentu di udara dan membentuk zat yang berbahaya bila terhirup. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa walaupun masyarakat sudah sadar akan bahaya bagi perokok tangan kedua (pasif), pengetahuan mengenai perokok tangan ketiga masih perlu ditingkatkan.

Dalam hal ini, sudah terdapat beberapa program yang dilakukan oleh pemerintah, seperti pembangunan smoking room. Tak hanya di gedung perkantoran, tetapi juga mal dan tempat-tempat umum lainnya. Dengan demikian, diharapkan dampak buruk asap rokok dapat berkurang dan orang-orang terlindungi dari bahaya menjadi perokok tangan ketiga.

[RS/RH]

Baca Juga:

 

0 Komentar

Belum ada komentar