Sukses

Kenapa Tidur Bisa Sebabkan Diabetes Mellitus?

Siapa sangka, ternyata terlalu lama tidur bisa menyebabkan diabetes mellitus. Cari tahu alasannya di sini.

Tidur adalah salah satu jenis kegiatan yang sangat disukai oleh sebagian besar orang. Bahkan, tak sedikit pula yang melakukannya secara berlebihan.

Jika Anda adalah salah satu ‘penganut’ tidur berlebihan, waspadalah! Sebab terlalu banyak tidur sebabkan penyakit diabetes mellitus!

Terlalu Lama Tidur dan Diabetes Mellitus

Waktu tidur normal yang direkomendasikan adalah 6-8 jam setiap hari. Dengan terpenuhinya kebutuhan tidur, tubuh akan mengembalikan fungsinya sehingga dapat beraktivitas dengan normal keesokan harinya.

Namun jika waktu tidur lebih dari 8 jam sehari, yang terjadi adalah meningkatnya berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya diabetes mellitus tipe-2.

Saat Anda menjalankan aktivitas sehari-hari, kalori yang berasal dari asupan makanan –terutama karbohidrat– akan digunakan sebagai sumber energi dalam proses metabolisme. Terlalu banyak tidur menyebabkan waktu Anda untuk bergerak semakin berkurang, sehingga kalori tidak sepenuhnya digunakan.

Pada akhirnya, kalori yang belum terpakai akan disimpan oleh tubuh sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. Jika ini berlangsung terus-menerus, maka lemak tubuh akan semakin meningkat dan dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan.

Obesitas, terutama tipe sentral (penumpukan lemak berlebih di daerah perut), memiliki hubungan erat dengan resistensi insulin. Resistensi insulin itu sendiri merupaka berkurangnya kemampuan insulin dalam membawa gula yang beredar dalam darah untuk masuk ke dalam sel.

Akibat dari resistensi insulin adalah kadar gula dalam darah yang meningkat. Kadar gula yang meningkat memaksa otak untuk memberikan sinyal kepada sel beta pankreas untuk memproduksi insulin lebih banyak lagi.

Lama-kelamaan, sel beta akan mengalami kelelahan dan akhirnya rusak. Nah, sel beta yang rusak menyebabkan produksi insulin akan berkurang. Inilah mekanisme yang menyebabkan Diabetes Mellitus tipe-2.

Maka dari itu, mulai saat ini lakukan pola hidup sehat, seperti olahraga teratur,  kurangi asupan karbohidrat, dan tidur secukupnya. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari obesitas –penyebab meningkatnya risiko diabetes mellitus tipe-2.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar