Sukses

Cegah Diabetes dengan Deteksi Dini

Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 400 juta orang dewasa penyandang diabetes di dunia. Angka ini diperkirakan akan meningkat hingga 642 juta pada tahun 2040.

Setiap tanggal 14 November diperingati sebagai World Diabetes Day atau Hari Diabetes Sedunia. Peringatan ini diinisiasi oleh International Diabetes Federation (IDF) dan World Health Organization (WHO) pada tahun 1991, dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai dampak kesehatan yang dapat timbul akibat diabetes.

Tema yang diangkat tahun ini adalah Eyes on Diabetes, yang berarti memfokuskan perhatian pada deteksi dini dari diabetes. Tema ini ditujukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya diagnosis dini dari diabetes tipe 2 dan penanganan untuk mencegah komplikasi yang dapat terjadi.

Mengapa deteksi dini penting? Salah satu alasannya adalah bahwa saat ini, WHO memperkirakan bahwa 1 dari 2 orang penyandang diabetes belum terdiagnosis. Artinya, ada sangat banyak individu dengan diabetes tipe 2 yang belum mengetahui mengenai kondisinya, dan pada saat terdiagnosis, komplikasi mungkin sudah terjadi.

Dalam rangka Hari Diabetes Sedunia, WHO mengajak semua individu yang berisiko untuk mengalami diabetes tipe 2 untuk melakukan skrining atau pemeriksaan gula darah. Hal ini untuk memantau kendali gula darah masing-masing melalui program #Test2Prevent, atau ‘periksa untuk mencegah’.

Ada dua pesan utama yang disampaikan oleh WHO dalam kampanye Hari Diabetes Sedunia tahun 2016. Pertama, skrining untuk diabetes tipe 2 sangat penting untuk menangani kasus diabetes dengan cepat dan mengurangi risiko komplikasi yang dapat terjadi. Kedua, skrining untuk komplikasi dari diabetes juga penting, dan merupakan salah satu bagian utama pada penanganan diabetes.

Diharapkan peringatan Hari Diabetes Sedunia setiap tahunnya dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai diabetes dan cara-cara yang efektif untuk mencegahnya.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar