Sukses

Ternyata Sering Begadang Bisa Picu Diabetes

Terlalu sering begadang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya diabetes melitus. Mengapa demikian?

 

Waktu tidur ideal yang disarankan para ahli ialah 6-8 jam setiap harinya. Pada waktu tersebut tubuh akan melakukan regenerasi dan pemulihan, sehingga keesokan hari dapat kembali bekerja secara optimal.

Kekurangan maupun kelebihan jumlah waktu tidur dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2.

Berikut penjelasannya:

  • Sudah waktunya lambung diisi

Waktu pengosongan lambung adalah 2-6 jam. Setelah itu, Anda akan kembali merasa lapar karena lambung mulai kosong dan asam lambung yang perlahan meningkat.

Jika Anda makan malam pada pukul 7 malam, tentu saja pukul 9 malam sudah mulai merasa lapar. Apalagi ketika Anda masih terjaga di atas pukul 12 malam, secara otomatis perut akan merasa sangat lapar dan meminta untuk diisi. Karena itu, Anda bisa saja mengonsumsi sepiring nasi atau semangkuk mi instan untuk menghilangkan rasa lapar.

Perlu diketahui, metabolisme tubuh pada saat malam hari, ketika aktivitas fisik terbatas, akan berlangsung lebih rendah. Ini berarti jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang dengan kebutuhan. Tentu saja kalori yang tidak terbakar akan ditimbun dalam bentuk lemak dalam tubuh.

  • Pengaruh hormon

Terdapat dua hormon yang bekerja dalam tubuh pada saat malam hari, terutama dalam mengatur nafsu makan seseorang, yaitu hormon ghrelin dan leptin.

Ghrelin adalah hormon yang merangsang Anda untuk selalu merasa ingin makan. Hormon ini akan meningkat jika Anda kurang tidur.  

Sedangkan leptin merupakan hormon kebalikan dari ghlerin, di mana hormon ini memerintahkan Anda untuk tidak makan. Kadar leptin akan berkurang jika Anda sedang begadang. Hal inilah yang menjelaskan mengapa pada saat begadang Anda cenderung ingin selalu makan.

Demikianlah hubungan antara begadang sebagai pemicu terjadinya diabetes melitus. Untuk itu, mulai saat ini biasakan diri untuk tidak terlalu sering begadang dan tidur tepat waktu. Selain tubuh menjadi fit, risiko diabetes melitus tipe 2 pun bisa terhindarkan.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar