Sukses

Cegah Sindrom Baby Blues dengan Omega-3

Sindrom baby blues dapat teratasi dengan asupan omega-3 yang cukup. Lalu, apa yang menjadikan omega-3 sangat penting usai melahirkan?

Setiap wanita seharusnya dipenuhi rasa bahagia usai melahirkan dan bertemu sang buah hati. Namun, nyatanya banyak wanita yang justru merasa sedih, cemas, merasa tidak mampu mengurus anaknya, mudah menangis tanpa sebab, dan mudah tersinggung pasca-melahirkan. Kondisi ini disebut sebagai sindrom baby blues.

Sekitar 70% wanita mengalami perubahan mood dan perasaan negatif-pasca melahirkan, dan sekitar 20% wanita mengalami depresi pasca-melahirkan. Penyebab sindrom baby blues sendiri belum diketahui secara pasti sampai saat ini; faktor hormonal diduga merupakan salah satu penyebabnya. Kondisi ini biasanya terjadi pada hari keempat atau kelima pasca-melahirkan dan menghilang setelah dua minggu.

Jika baby blues terus menetap setelah dua minggu, maka bisa berkembang menjadi depresi pasca-melahirkan. Depresi pasca-melahirkan merupakan kondisi yang lebih serius dan biasa mencetuskan bunuh diri pada kasus depresi berat.

Manfaat Omega-3 Usai Melahirkan

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Psychiatric Association, asam lemak omega-3 dapat membantu mengatasi gangguan mood. Wanita hamil disarankan untuk mengonsumsi omega-3 selama masa kehamilannya sampai setelah melahirkan untuk mencegah depresi pasca-melahirkan.

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa wanita yang mengalami depresi pasca-melahirkan memiliki kadar omega-3 yang lebih rendah dibandingkan wanita yang tidak mengalami depresi pasca-melahirkan. Selain itu, tampak perbaikan mood yang nyata pada wanita (jika mengalami depresi pasca-melahirkan) yang mengonsumsi dua kapsul omega-3 per hari selama satu minggu penuh.

DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid) merupakan jenis asam lemak omega-3 esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, artinya hanya diperoleh dari makanan. Omega-3 bisa didapat dari ikan salmon, kod, tuna, atau sarden. Sayangnya, saat ini banyak ikan laut yang mengandung merkuri sehingga konsumsi ikan laut dalam jumlah banyak harus dihindari oleh wanita hamil, cukup satu atau dua kali per minggu. Untuk itu, dokter biasanya memberikan suplemen omega-3.

Wanita hamil disarankan mengonsumsi 300 mg DHA, sedangkan wanita menyusui membutuhkan 625 mg DHA dan 410 mg EPA. Selain dapat mencegah sindrom baby blues, omega-3 juga baik untuk perkembangan mata, jantung, dan otak bayi.

Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil dan menyusui untuk mencukupi asupan makanan kaya omega-3. Bila perlu konsumsi suplemen omega-3.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar