Sukses

Bagaimana Menopause Terjadi?

Walaupun menopause adalah proses yang alami, banyak wanita takut untuk menghadapinya. Apalagi menopause bisa juga terjadi secara prematur. Kenali penyebabnya di sini.

Seiring dengan pertambahan usia, setiap wanita pasti akan mengalami menopause. Menopause didefinisikan sebagai berhentinya siklus menstruasi selama minimal 12 bulan dari haid terakhir. Umumnya menopause terjadi pada usia 45-60 tahun, rata-rata pada usia 51 tahun.

Gejala menopause yang sering muncul adalah hot flashes (sensasi panas di kulit) dan vagina kering. Lebih dari 75% wanita mengalami keluhan hot flashes. Keluhan lainnya yang mungkin muncul adalah sulit tidur, sering berkeringat, perubahan mood, dan sakit kepala. Gejala ini biasanya muncul beberapa tahun sebelum menopause terjadi, yang disebut sebagai perimenopause.

Sebenarnya, bagaimana menopause bisa terjadi? Sejak lahir, wanita memiliki jumlah sel telur yang disimpan di ovarium dalam jumlah yang terbatas. Ovarium juga menghasilkan hormon progesteron dan estrogen yang berfungsi mengontrol siklus menstruasi dan ovulasi. Ketika menopause datang, produksi hormon estrogen pun menurun, ovarium tidak lagi melepaskan sel telur, dan siklus menstruasi berhenti.

Selain proses alami, menopause juga bisa terjadi lebih dini yang disebut sebagai menopause prematur. Menopause prematur dapat terjadi pada usia berapapun. Beberapa penyebabnya adalah:

  • Operasi: histerektomi (pengangkatan rahim), oophorektomi (pengangkatan ovarium)
  • Kemoterapi atau radioterapi untuk pengobatan kanker
  • Kondisi medis tertentu seperti sindrom Down dan penyakit Addison
  • Insufisiensi ovarium primer, yaitu suatu kondisi di mana ovarium gagal untuk memproduksi hormon reproduksi dalam kadar normal

Tanpa dilakukan pemeriksaan laboratorium apa pun, wanita biasanya sudah dapat mendiagnosis sendiri saat mereka mengalami menopause. Menopause merupakan siklus alami yang tidak perlu ditakutkan. Meskipun menopause menyebabkan seorang wanita tidak subur lagi, namun Anda bisa tetap sehat baik fisik maupun seksual.

Namun, jika gejala menopause dan siklus menstruasi muncul sebelum waktunya, sebaiknya segera periksa ke dokter agar dapat dievaluasi lebih lanjut.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar