Sukses

Arti Penting Gerakan Janin Selama Hamil

Selain bisa membuat ibu lebih dekat dengan sang jabang bayi, tahukah Anda bahwa gerakan janin juga bisa menjadi faktor penentu kondisi kesehatannya?

Gerakan janin di dalam perut merupakan salah satu hal yang paling ditunggu oleh ibu hamil, apalagi bila ini merupakan kehamilan yang pertama. Selain bisa membuat ibu lebih dekat dengan sang jabang bayi, tahukah Anda bahwa gerakan janin juga bisa menjadi faktor penentu kondisi kesehatannya?

Sebagian besar wanita menyadari gerakan janinnya pada usia kehamilan 18-20 minggu. Namun bila ini merupakan kehamilan yang pertama, umumnya gerakan janin baru disadari ketika usia kehamilan menginjak 20-22 minggu. Bila ini bukan kehamilan yang pertama, gerakan janin dapat dirasakan sejak usia kehamilan 16 minggu. Gerakan janin dapat dirasakan sebagai tendangan, pukulan, getaran, desiran, maupun ada sesuatu yang berguling di dalam perut. Sedangkan sensasi berkedut, seperti cegukan (hiccups), tidak dianggap sebagai gerakan janin.

Seiring berkembangnya janin, jumlah dan jenis gerakan akan mengikuti pola aktivitas janin. Sore menjelang malam hari merupakan waktu puncak aktivitas janin. Sedangkan siang dan malam hari merupakan waktu tidur janin, yang berlangsung selama 20-40 menit, dan jarang lebih dari 90 menit. Pada saat tidur, janin tidak bergerak. Jumlah gerakan janin akan semakin meningkat hingga usia kehamilan 32 minggu. Setelah itu jumlahnya akan relatif sama, walaupun jenis gerakan dapat berubah hingga waktu melahirkan.

Sampai saat ini, belum ada kesepakatan berapa jumlah gerakan janin yang normal setiap harinya. Sebab tiap bayi memiliki jumlah dan pola gerakan yang berbeda-beda. Karena itu, Anda harus waspada dengan jumlah dan pola gerakan janin selama kehamilan. American Congress of Obstetricians and Gynecologists memberikan patokan yang mudah dalam menilai jumlah gerakan janin yang dianggap normal, di mana Anda harus dapat merasakan paling sedikit 10 gerakan dalam waktu 2 jam. Ketika Anda sibuk, gerakan janin mungkin tidak terasa. Ini merupakan hal yang normal. Namun bila Anda dapat merasakannya, maka kenali kondisi tersebut hingga saatnya melahirkan. Mengapa? Sebab terasanya gerakan janin memberikan jaminan bahwa bayi yang dikandung berada dalam kondisi baik.

Bila Anda merasa gerakan janin lebih sedikit dari biasanya atau terdapat perubahan pola gerakan, segera hubungi bidan atau dokter kandungan. Berkurangnya gerakan janin dapat menjadi tanda pertama bahwa kondisi janin kurang sehat.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar