Sukses

8 Masalah yang Dihadapi Wanita Menopause

Bukan hanya tak subur lagi, wanita yang sudah menopause juga kerap mengalami berbagai masalah kesehatan.

Setiap wanita pasti akan mengalami perubahan besar dalam hidupnya saat menjelang usia 50 tahun. Perubahan ini dikenal dengan sebutan menopause.

Menopause menyebabkan perubahan hormon estrogen dan hormon tubuh lainnya, sehingga wanita menjadi tidak subur lagi. Tak hanya itu, menopause juga kerap menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Di antaranya:

  1. Osteoporosis

Rendahnya kadar esterogen menyebabkan hilangnya jaringan tulang. Akibatnya, tulang menjadi keropos dan mudah rapuh. Inilah alasan mengapa wanita yang sudah menopause cenderung mudah mengalami patah tulang saat terjatuh.

  1. Penyakit kardiovaskular

Hormon estrogen membantu tubuh terhindar dari berbagai penyakit kardiovaskular. Wanita menopause mengalami penumpukan lemak di pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan berbagai perubahan –seperti meningkatnya tekanan darah, kadar kolesterol darah, hingga terjadinya stroke dan penyakit jantung.

  1. Prolaps uterus

Prolaps uterus merupakan kondisi di mana uterus atau rahim turun hingga ke area vagina. Ini disebabkan oleh rendahnya kadar esterogen di dalam tubuh wanita menopause.

  1. Inkontinensia urine

Inkontinensia urine atau beser merupakan keadaan di mana seseorang tidak mampu mengontrol pengeluaran urine (kencing). Ini terjadi pada beberapa wanita yang mengalami menopause, di mana urine keluar secara tiba-tiba saat mereka tertawa, bersin, batuk, jogging atau lainnya.

  1. Kanker

Wanita menopause mengalami penurunan kadar hormon progesteron dan meningkatnya hormon testosteron, sehingga meningkatkan faktor risiko terjadinya kanker rahim, payudara, vagina, dan kanker ovarium.

  1. Penyakit menular seksual

Wanita yang telah menopause cenderung tidak menggunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seksual, karena mereka tidak akan hamil. Hal ini akan meningkatkan faktor risiko penyakit menular seksual, seperti HIV dan HSV. Selain itu, perubahan hormon juga menyebabkan vagina menjadi kering. Ini menyebabkan jaringan di sekitar vagina menjadi lebih rapuh dan mudah luka, sehingga kuman atau virus lebih mudah menginvasi.

  1. Diabetes

Esterogen dan progesteron berfungsi mengatur gula darah. Berkurangnya hormon tersebut pada wanita menopause menyebabkan terjadinya resistensi insulin dan mengakibatkan tingginya kadar gula darah.

  1. Penyakit autoimun

Perubahan hormon pada tubuh wanita yang sudah menopause dapat memicu peradangan dan menyebabkan sistem tubuh menyerang dirinya sendiri, seperti pada penyakit rheumatoid arthritis (nyeri sendi).

Jika Anda khawatir dengan kondisi di atas, jangan malu, segera berkunjung ke dokter. Dengan lebih awal berkonsultasi dengan dokter, masalah kesehatan akibat menopause akan dapat dicegah dan diatasi dengan tepat.

[NB/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar