Sukses

Amankah Olahraga Jika Anda Osteoporosis?

Anda menderita osteoporosis? Jika ya, apa saja jenis-jenis olahraga yang baik untuk Anda? Baca penjelasan lengkapnya di sini.

Osteoporosis bisa menyerang siapa saja, terutama mereka yang berusia lanjut dan wanita yang telah mengalami menopause. Sebanyak 1 dari 3 wanita di dunia mengalami osteoporosis, sedangkan 1 dari 5 pria juga mengalami hal ini. Artinya, wanita lebih berisiko mengalami osteoporosis dibandingkan pria. Komplikasi yang paling sering timbul ialah terjadinya patah tulang. Dan ternyata, olahraga dapat mencegah komplikasi penyakit ini.

Manfaat Olahraga untuk Osteoporosis

Olahraga sangat penting untuk kesehatan, terutama untuk mereka yang mengalami osteoporosis.

  • Meningkatkan kekuatan otot. Olahraga secara rutin dapat meningkatkan kekuatan otot dan melindungi tulang dari risiko patah tulang.
  • Menurunkan risiko jatuh. Dengan berolahraga, koordinasi tubuh dalam menjaga keseimbangan akan meningkat sehingga Anda tidak mudah jatuh. Seperti yang diketahui bahwa penderita osteoporosis mudah patah tulang akibat tulang yang keropos.
  • Melindungi tulang belakang. Patah tulang belakang biasanya disebabkan oleh dorongan dan beban berlebih di daerah tulang belakang. Olahraga tidak hanya membantu otot yang menopang tulang belakang, tetapi juga memperbaiki postur dan mengurangi risiko patah tulang belakang.
  • Menghambat laju pengeroposan tulang. Olahraga akan  meningkatkan kekuatan otot dan mencegah hilangnya tulang seiring dengan bertambahnya usia.

Olahraga yang Aman untuk Osteoporosis

  1. Strength training. Strength training mengacu pada olahraga yang menggunakan beban untuk meningkatkan kekuatan otot. Misalnya dengan menggunakan berat badan sendiri, dumbbell, dan alat berat yang membuat otot serta tulang bekerja seperti mengangkat, mendorong, dan menarik beban tersebut.
  2. Posture training. Olahraga ini berpusat pada bagaimana bagian-bagian tubuh menunjang satu sama lain. Pada osteoporosis, dapat terjadi perubahan postur tubuh akibat tulang belakang yang menmbungkuk. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya patah tulang belakang. Olahraga yang dapat meningkatkan postur tubuh dan keseimbangan adalah menari dan taici.
  3. Weight bearing aerobic physical activity. Olahraga yang dapat dimasukkan ke dalam kategori aerobik adalah olahraga yang dilakukan selama minimal 10 menit secara terus-menerus. Tak hanya itu, tapi juga dapat meningkatkan detak jantung serta membuat napas lebih cepat daripada biasanya. Olahraga ini sebaiknya dilakukan selama 30 menit. Pada olahraga ini, tulang dan otot-otot tubuh bekerja melawan gravitasi saat menopang seluruh berat tubuh. Olahraga jenis ini adalah berjalan, berlari, senam aerobik, menari, naik turun tangga, sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, dan masih banyak lagi. Namun, tidak semua jenis olahraga aerobik merupakan weight bearing exercise, contohnya berenang dan bersepeda.

Jika Anda mengalami osteoporosis, olahraga seperti aerobik saja tidak cukup untuk Anda. Lakukan jenis olahraga lain yaitu olahraga yang melatih kekuatan otot serta memperbaiki postur dan keseimbangan tubuh.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar