Sukses

Benarkah Anak Kurang Gemuk Pasti Kurang Gizi?

Status gizi seorang anak sering kali dinilai masyarakat berdasarkan ukuran tubuh. Anak kurang gemuk sering dianggap kurang gizi. Bagaimana pandangan dunia medis?

Anak gemuk sering dianggap lucu dan menggemaskan. Tak jarang, para orangtua menginginkan anaknya gemuk karena dianggap memiliki gizi lebih baik dibandingkan yang kurang gemuk. Padahal sebenarnya, anak kurang gemuk belum tentu kurang gizi.

Tahukah Anda, anak yang terlalu gemuk justru bisa kekurangan gizi dan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan di kemudian hari? Ini karena anak gemuk umumnya mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat atau lemak saja. Mereka cenderung kurang mengonsumsi sayur dan buah, yang mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Begitu pula sebaliknya. Anak yang terlalu kurus cenderung mengalami gizi kurang. Anak yang kurang gizi berisiko lebih besar mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan, obesitas, gangguan mental dan emosi, serta kurang cerdas.

Idealnya, anak usia di bawah 1 tahun diukur berat dan panjang badannya setiap 1 bulan, dan anak berusia 1-2 tahun setiap 3 bulan di pusat layanan kesehatan. Ini bertujuan agar berat badan dan panjang/tinggi badan anak dapat dipantau dan dilihat status gizinya. Selama status gizi anak masih dalam batas normal di kurva pertumbuhan, maka Anda tak perlu khawatir.

Pada umumnya, bayi akan memiliki berat badan dua kali lipat berat lahir di usia 5 bulan, dan memiliki berat badan tiga kali berat lahir di usia 1 tahun. Bagi anak yang berusia di atas 2 tahun, cara mudah untuk menghitung berat badan idealnya adalah dengan menggunakan rumus BB ideal menurut umur. Sebagai contoh, berat badan ideal anak berusia 3 tahun menurut usianya adalah 8+(2×3)=14 kg. Jika kurang dari ini, maka kemungkinan gizi anak Anda kurang. Namun ini hanya menjadi patokan saja. Bila khawatir dengan status gizi anak, Anda jangan sungkan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak.

Ingat, Anak kurang gemuk belum tentu kurang gizi. Sebagai orangtua, yang paling penting untuk Anda lakukan adalah membiasakan anak  mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, agar anak memiliki tumbuh kembang yang optimal.

(NB)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar