Sukses

Mengapa Anak Perempuan Lebih Berprestasi di Sekolah?

Banyak perlombaan antar siswa dimenangkan oleh anak perempuan. Ternyata, hal ini bukan sekadar kebetulan.

Konon, anak  perempuan lebih unggul dalam bahasa dan anak laki-laki unggul dalam matematika. Demikianlah pemahaman dianut banyak orangtua sejak dulu. Namun, faktanya banyak prestasi di sekolah yang diraih oleh anak perempuan. Penelitian yang dilakukan sejak tahun 1914 sampai 2011  di lebih dari 30 negara membuktikan bahwa murid perempuan cenderung memiliki prestasi yang lebih baik di sekolah –terutama di  sekolah dasar dan sekolah menengah.

Menurut studi yang dilansir The American Psychological Association, ada beberapa hal yang diduga menyebabkan hal ini. Pertama, anggapan bahwa anak perempuan lebih lemah dalam matematika membuat orangtua berusaha lebih keras untuk mengajari anak perempuannya dibanding anak laki-laki.  Kedua, gaya belajar yang berbeda pada anak perempuan dan laki-laki. Anak perempuan cenderung belajar untuk mengerti isi pelajaran seluruhnya, sedangkan anak laki-laki cenderung belajar untuk meraih nilai yang bagus. Hal ini menyebabkan pengetahuan yang dimiliki anak perempuan lebih bertahan lama. Ketiga, anak perempuan lebih ulet dan lebih mampu berkonsentrasi terhadap suatu hal, sehingga lebih bisa menguasai hal yang sulit.

Namun demikian, apa yang ditemukan dari studi di atas bukanlah hal yang tidak bisa diubah. Orangtua dapat mengajari anak laki-lakinya dengan lebih optimal dan dididik untuk lebih berkonsentrasi serta tekun dalam belajar. Selain itu, cara belajar di kebanyakan sekolah di berbagai negara saat ini memang lebih sesuai dengan karakter kebanyakan anak perempuan. Jam belajar sekolah yang cukup panjang, ‘aturan’ anak harus duduk diam memerhatikan guru mengajar, dan ‘segudang’ pekerjaan rumah yang harus dikerjakan.

Hal tersebut sangat berbeda dengan sekolah di negara-negara Skandinavia. Pada umumnya, jam belajar sekolah hanya 5 jam dalam satu hari dan murid tidak diberi ujian atau pekerjaan rumah. Studi yang dilakukan khusus pada murid-murid di Skandinavia menunjukkan bahwa prestasi anak perempuan tidak jauh berbeda dengan anak laki-laki.

Ini adalah tantangan bagi orangtua untuk mengajari anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan. Tujuannya adalah agar anak tekun dan berkonsentrasi dalam belajar, serta dapat mengerti pelajaran dengan baik. Merupakan tantangan pula bagi pemerintah untuk menyediakan sistem belajar yang dapat diterima dengan baik oleh semua gender, baik laki-laki maupun perempuan.

(NS/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar