Sukses

White Tea vs. Green Tea: Mana yang Lebih Banyak Diteliti?

White tea dan green tea adalah dua jenis teh yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Yuk, cari tahu penelitian tentang white tea dan green tea!

White tea dan green tea berasal dari tumbuhan yang sama, yaitu Camellia sinensis. Daun white tea dipetik saat muda dan masih berwarna putih keabuan, sedangkan daun green tea sudah berwarna hijau. Saat diseduh, white tea akan memberi warna kekuningan sedangkan green tea kehijauan.

Penelitian mengenai green tea lebih banyak daripada white tea. Hal ini bisa disebabkan karena white tea lebih sulit didapatkan dan lebih mahal dibandingkan green tea. Meski demikian, baik white tea maupun green tea sama-sama memiliki manfaat bagi tubuh.

Berikut ini beberapa perbandingan hasil-hasil penelitian pada white tea dan green tea terhadap kesehatan:

White tea

  • White tea membantu menyebabkan kematian sel pada kanker paru dan menghambat pertumbuhan sel kanker pada kanker usus besar.
  • White tea dapat mencegah penyakit jantung karena menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah.
  • White teamengandung flouride yang mencegah karies gigi.

Green tea

  • Green tea membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker pada beberapa penyakit, seperti kanker payudara, esofagus, prostat, perut, dan paru-paru.
  • Green tea dapat mencegah kolesterol tinggi dan aterosklerosis, yang keduanya dapat menyebabkan penyakit jantung. Green tea juga memiliki efek melindungi jantung.
  • Green tea membuat gigi sehat dengan mengurangi proses peradangan dan bakteri yang berhubungan dengan penyakit gusi seperti karies gigi. Green tea juga membantu membunuh sel pada kanker mulut.

Penelitian yang dilakukan terhadap white tea memang tidak sebanyak green tea. Namun,white tea bisa dikatakan lebih sehat dibandingkan green tea karena kandungan antioksidannya lebih banyak dan kafeinnya lebih sedikit.

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar