Sukses

Kenali Ciri-Ciri Pengasuh Anak yang Psikopat

Tak jarang orang tua salah memilih pengasuh untuk anak mereka. Ada beberapa ciri pengasuh buruk atau psikopat yang harus orang tua ketahui.

Keberadaan pengasuh anak sangat dibutuhkan, terutama bagi orang tua yang memiliki kesibukan di luar rumah. 

Sebagian besar, proses penitipan anak pada pengasuh memang berjalan lancar. Sayangnya, tidak sedikit pula yang ternyata berujung pada masalah. Salah satu potensi masalah bisa muncul ketika pengasuh anak memiliki ciri-ciri psikopat. 

Dalam dunia medis, psikopat digolongkan sebagai gangguan kepribadian antisosial. Psikopat tidak melulu berkaitan dengan kekerasan. Psikopat mengarah pada kepribadian yang sulit membedakan hal yang benar dan salah menurut norma sosial, serta tidak dapat merasakan perasaan orang lain. 

Mengecek adanya ciri-ciri psikopat pada pengasuh dapat menghindarkan buah hati dari tindak kekerasan atau hal-hal lain yang tak diharapkan. Pola dan karakter orang yang psikopat dapat dideteksi secara dini. Jadi, sebelum meninggalkan anak hanya berdua dengan pengasuh, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal ini pada calon pengasuh:

1 dari 4 halaman

1. Tidak Adanya Rasa Empati

Apa yang dilakukan sang pengasuh ketika anak menangis atau rewel? Sebagian besar pengasuh umumnya berusaha mendiamkan dengan menggendong, mengayun, atau mengalihkan perhatiannya pada hal lain. 

Tutur kata sang pengasuh pun biasanya disesuaikan dengan kata-kata yang menenangkan sang anak. Di balik tindakan dan tutur kata tersebut, apakah Anda menangkap ekspresi tulus dari sang pengasuh?

Seorang pengasuh yang psikopat dapat melakukan tindakan dan tutur kata yang sama dengan orang lain pada umumnya. Bedanya, tidak tampak ketulusan dari orang tersebut. Ekspresinya cenderung datar dan tidak dapat dirasakan nilai kesungguhan dari apa yang ia lakukan dan ucapkan. 

Artikel Lainnya: Sering Berganti Pengasuh, Apa Dampaknya pada Tumbuh Kembang Anak?

2. Persuasif 

Ciri lain dari pengasuh yang berkecenderungan psikopat adalah sikap persuasif, dalam konteks yang negatif. Orang psikopat dapat menghasut dan mengarahkan orang lain agar memiliki pendapat yang sama dengan dirinya. Sekalipun pendapatnya tidak benar.

Anda akan terkejut ketika berbagai keputusan untuk pengasuhan anak ‘bisa diarahkan’ olehnya. Hal ini dikarenakan kemampuannya menggiring opini. Padahal, seharusnya Anda adalah pembuat keputusan dalam proses ini. 

2 dari 4 halaman

3. Mampu Membual dengan Sangat Meyakinkan

Tak hanya itu, psikopat juga senang menjadi pusat perhatian. Ia akan mengangkat bahan pembicaraan yang disukai lawan bicaranya dan mengutarakan cerita yang seolah meyakinkan. Padahal cerita tersebut hanyalah fiktif belaka –contohnya saat pengasuh menceritakan keseharian sang anak.

Ini adalah tanda yang paling menonjol dari orang/ pengasuh anak yang memiliki kecenderungan psikopat. Mereka dapat melakukan segala cara untuk mendapatkan yang mereka inginkan, termasuk membual dan memanipulasi. Pasca melakukan itu semua, dirinya tidak merasakan dampak moral dari perbuatan itu.

Tentunya sikap seperti ini akan merugikan Anda sebagai seorang pemberi kerja. Wajar bila Anda mengharapkan pengasuh anak yang dapat bersikap jujur dan tulus. Sayangnya, hal ini akan sulit dicapai bila Anda berurusan dengan pengasuh anak yang memiliki kecenderungan psikopat.

Artikel Lainnya: Cara Memilih Babysitter yang Baik untuk Anak

4. Dominasi dan Haus Kepemimpinan

Pengasuh anak bekerja di bawah arahan Anda. Namun, bagaimana interaksinya dengan orang lain di dalam atau sekitar rumah? Seorang pengasuh yang psikopat cenderung memiliki sifat bossy (suka memerintah), sekalipun itu bukan wewenangnya.

3 dari 4 halaman

5. Tindakannya Erat dengan Perilaku yang Gegabah

Pengasuh anak yang memiliki kepribadian psikopat bisa saja bertindak kurang hati-hati dalam mengasuh anak Anda. Seringkali mereka bersikap terlalu berani, dan tidak mempertimbangkan risiko yang diambil. 

6. Tidak Memegang Tanggung Jawab

Masih sejalan dengan sikapnya yang sulit mengikuti norma sosial dan tidak mampu berempati, seorang pengasuh anak dengan kepribadian ini akan sering menunjukkan sikap yang cuek dan tidak peduli atas tugas yang menjadi tanggung jawabnya. 

Hal ini akan mempersulit pengasuhan anak, mengingat proses merawat anak tentunya berkaitan dengan banyak tanggung jawab.

Demikianlah ciri-ciri psikopat yang harus Anda waspadai dari seorang calon pengasuh anak. Memang, psikopat tidak melulu melakukan tindak kekerasan. Mereka bisa saja memiliki keseharian yang normal, dengan tingkat emosi yang wajar.

Namun, yang harus diwaspadai adalah kecenderungan seorang psikopat untuk bertindak di luar norma sosial. Hal itu tentunya akan membahayakan dan membuat anak tidak nyaman. Karena itu, Anda sebagai orang tua harus waspada terhadap orang yang akan diberikan kepercayaan mengasuh sang buah hati. 

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar