Sukses

Menenangkan Pikiran dengan Minyak Esensial

Sebenarnya, apa itu minyak esensial? Cari tahu selengkapnya di sini.

Kata minyak esensial akhir-akhir ini kerap terdengar di berbagai kesempatan. Ada yang menggunakannya di spa sebagai relaksasi dan minyak pijat. Ada pula yang menggunakannya di rumah sebagai aromaterapi pengharum ruangan. Sebenarnya, apa itu minyak esensial?

Minyak esensial telah dikenal sejak 6000 tahun silam oleh bangsa Mesir, Cina, dan India. Mereka menggunakannya untuk keperluan aromaterapi (terapi menggunakan wewangian).  Tidak hanya bangsa kuno yang menggunakannya. Menjelang abad ke-20, minyak esensial kembali populer. Masyarakat modern seakan tersadar untuk kembali ke alam dan menggunakan bahan-bahan natural, seperti minyak esensial ini.

Untuk Jiwa, Raga, dan Pikiran

Minyak esensial merupakan minyak alami yang diekstraksi dari bunga, daun, batang, buah, dan akar tumbuhan. Minyak ini memiliki efek positif terhadap kesehatan. Penelitian membuktikan bahwa minyak esensial bermanfaat bagi kecantikan kulit dan rambut, kesehatan fisik, hingga ketenangan pikiran.

Beberapa khasiat minyak esensial antara lain membantu mengatasi kerontokan rambut, ketombe, kulit kering, jerawat, dan penuaan dini. Tak hanya itu, minyak esensial juga terbukti dapat mengatasi sakit kepala, nyeri sendi, alergi, pikun dini, penyakit jantung, dan infeksi. Masalah depresi dan sulit tidur juga dapat diatasi oleh minyak ini.

Memanfaatkan Kebaikan Minyak Esensial

Jenis-jenis minyak esensial yang cukup populer adalah lavender, peppermint, lemon, eucalyptus, ylang ylang, rosemary, sandalwood, clary sage, geranium, kamomil, dan tea tree. Masing-masing jenis minyak esensial tersebut memiliki khasiatnya tersendiri. Minyak esensial umumnya digunakan dengan cara dihirup, untuk mandi, pijat, dalam krim, sabun, sampo, dan lainnya.

Minyak esensial murni memiliki konsentrasi yang tinggi, sehingga tidak dianjurkan untuk digunakan secara langsung –melainkan dicampur ke dalam minyak lain, krim, sabun, atau sampo dalam konsentrasi tertentu. Apabila diaplikasikan langsung ke kulit, dikhawatirkan dapat menimbulkan iritasi.

Karena lebih susah didapat dan memerlukan proses, harga minyak esensial yang masih murni lebih mahal ketimbang yang sudah dicampur dengan pewangi sintetis. Meskipun demikian, minyak esensial yang masih murni berkhasiat lebih baik daripada yang sudah dicampur dengan pewangi sintetis. Ini karena minyak yang sudah dicampur tersebut berkemungkinan mengandung bahan kimia yang dapat menimbulkan alergi atau iritasi pada kulit.

Untuk mendapatkan khasiatnyanya dengan maksimal, gunakan minyak esensial asli. Bila perlu, Anda bisa mencoba minyak esensial organik.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar