Sukses

Hati-Hati Perut Buncit Saat Menopause

Menopause adalah hal yang tidak bisa dihindari oleh setiap wanita. Banyak perubahan yang terjadi saat menopause, salah satunya perut buncit. Mengapa ini terjadi?

Menjelang usia 50 tahun, wanita akan mengalami menopause. Ini terjadi sekitar 1 tahun dari periode menstruasi terakhir wanita, dan menandai akhir dari siklus menstruasi. Menopause menyebabkan wanita menjadi tidak subur, mengalami perubahan fisik –yakni berat badan naik dan perut buncit.

Mengapa Jadi Buncit?

Pada dasarnya, tubuh wanita lebih banyak mengandung lemak dibandingkan pria dengan berat badan yang sama-sama ideal. Lemak disimpan lebih banyak di daerah pinggul dan paha pada tubuh wanita. Sedangkan pada pria, lemak disimpan lebih banyak di daerah perut. Oleh karena itu, lebih banyak pria yang memiliki perut buncit daripada wanita.

Namun saat wanita mengalami menopause, kadar hormon esterogen di dalam tubuh menurun drastis. Ini menyebabkan perubahan penyimpanan lemak di dalam tubuh wanita. Lemak menjadi lebih banyak disimpan di dalam perut, daripada di pinggul dan paha sehingga menyebabkan terjadinya perut buncit.

Di samping itu, perubahan hormon esterogen juga memiliki hubungan dengan perubahan nafsu makan. Penelitian pada tikus memberikan hasil bahwa ketika penerima sinyal hormon estrogen pada otak dirusak, para tikus langsung makan lebih banyak. Studi menjelaskan adanya hubungan positif antara hormon esterogen dan hormon leptin –yang berfungsi untuk membakar kalori dan menekan nafsu makan. Dengan kata lain, semakin sedikit hormon esterogen dan leptin, semakin besar nafsu makan.

Selain perubahan hormon, kenaikan berat badan dan perut buncit saat menopause juga disebabkan oleh faktor usia. Usia yang sudah tua membuat metabolisme tubuh semakin melambat. Studi menemukan bahwa wanita yang sudah menopause pada usia yang lebih muda, cenderung mendapatkan lebih sedikit lemak di perut.

Wanita pun menjadi semakin tidak aktif ketika sudah berusia tua. Pada wanita yang sudah menopause, pengeluaran energi saat tidur menurun 1,5 kali daripada wanita yang belum menopause. Pemecahan lemak juga menurun sebanyak 32% pada wanita yang sudah menopause.

Secara keseluruhan, perubahan hormon saat menopause memang dapat menyebabkan perut buncit. Namun faktor lain –seperti mejaga nafsu makan dan banyak beraktivitas– dapat mencegah Anda memiliki perut buncit saat menopause.

(NB)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar