Sukses

Proses Penyembuhan Pasca Serangan Jantung

Setelah serangan jantung pertama, rehabilitasi jantung diperlukan untuk mencegah terjadinya serangan berikut. Langkah-langkah pencegahan sangatlah menentukan.

Serangan jantung tidak bisa diabaikan karena dapat mengancam nyawa. Seseorang yang telah mengalami serangan jantung tentu tidak menginginkan serangan lainnya terjadi. Untuk mencegahnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yang disebut dengan rehabilitasi jantung.

Rehabilitasi jantung bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan, meningkatkan kualitas hidup agar dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari, meningkatkan kepercayaan diri, dan mencegah serangan jantung berulang. Rehabilitasi jantung ini tidak hanya untuk pasien dengan penyakit jantung koroner, tapi juga diperlukan oleh pasien dengan gagal jantung dan pascaoperasi jantung.

Segera setelah Anda dirawat akibat penyakit jantung, rehabilitasi dapat dilakukan. Rehabilitasi ini tidak hanya dilakukan oleh pasien, namun merupakan kerja sama tim antara dokter spesialis jantung, dokter spesialis gizi, terapis, perawat, pasien, dan keluarga/teman terdekat.

Rehabilitasi jantung terdiri dari beberapa fase, di antaranya:

  1. Fase 1

Sejak dirawat di rumah sakit, Anda bisa melakukan aktivitas ringan seperti bangun dari tempat tidur, duduk, berjalan, atau melakukan perawatan diri sendiri.

  1. Fase 2

Mengikuti program rehabilitasi jantung, seperti:

  • Pemeriksaan medis

Meliputi pemeriksaan berat badan atau indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah, dan pemeriksaan laboratorium (gula darah, kolesterol). Ini bertujuan untuk menentukan jenis rehabilitasi yang sesuai dengan kondisi Anda.

  • Latihan/olahraga

Lakukan 3-4 kali dalam seminggu dan sesuaikan jenis olahraganya dengan kondisi tubuh. Anda akan diajari bagaimana melakukan pemanasan, peregangan, dan teknik olahraga yang benar. Setelah siap, Anda disarankan melakukan olahraga yang memacu aktivitas jantung seperti jalan kaki, bersepeda.

  • Nutrisi

Dokter gizi dapat membuatkan menu makanan sehat untuk menurunkan risiko serangan jantung berikutnya.

  • Dukungan emosional

Seseorang yang pernah mengalami serangan jantung berisiko terkena depresi atau perasaan cemas berlebihan. Bila hal ini terjadi, selain pemberian terapi oleh dokter, diperlukan juga dukungan emosional dari orang terdekat.

  • Edukasi dan mengubah gaya hidup

Pasien diberikan informasi mengenai penyakitnya, pengobatan, kemungkinan komplikasi, dan tanda bahaya serangan jantung. Selain itu, diperlukan perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, menghindari aktivitas sedentary life dengan lebih banyak bergerak, menghindari makanan cepat saji, dan mengonsumsi obat-obatan secara teratur.

  1. Fase 3

Menerapkan seluruh program fase 2 di rumah dan menjadikannya sebagai gaya hidup Anda yang baru.

  1. Fase 4

Setelah konsisten menyelesaikan seluruh program rehabilitasi, Anda siap untuk menjalani hidup sehat dan lebih percaya diri.

Rehabilitasi jantung bukanlah untuk mengubah apa yang sudah terjadi pada jantung Anda, namun dapat membantu meningkatkan fungsi jantung di kemudian hari. Program ini tidak selalu mudah, tetapi ingatlah bahwa apa yang Anda lakukan dapat mencegah serangan jantung berulang. Konsultasikan dengan dokter jika ingin mengikuti rehabilitasi pasca serangan jantung.

(TT/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar