Sukses

Inilah Penyebab Henti Jantung Mendadak

Henti jantung mendadak merupakan suatu keadaan di mana jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba. Ini dia penyebabnya!

Henti jantung mendadak merupakan suatu keadaan di mana jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba, sehingga darah dari jatung tidak dapat dipompa ke seluruh tubuh. Ini merupakan kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan segera. Karena dalam beberapa menit, tanpa adanya aliran darah sel-sel otak akan mati akibat kekurangan oksigen dan menyebabkan kematian.

Pemicu henti jantung mendadak adalah kelainan pada irama jantung (aritmia). Aritmia jantung itu sendiri dapat dipicu oleh beberapa penyebab, yakni:

  • Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab terbanyak henti jantung mendadak. Orang dengan penyakit ini mengalami sumbatan pada pembuluh koronernya, sehingga jantung tidak mendapatkan suplai oksigen dan makanan yang cukup. Orang yang sedang mengalami serangan jantung atau orang dengan riwayat serangan jantung akibat penyakit jantung koroner, lebih berisiko mengalami henti jantung mendadak.

  • Gangguan aliran listrik pada jantung

Adanya gangguan aliran listrik pada jantung dapat menyebabkan irama jantung tidak teratur. Kondisi ini ada yang ringan, ada pula yang berat. Orang yang mengalami gangguan aliran listrik pada jantung berisiko mengalami henti jantung mendadak yang lebih besar daripada orang dengan aliran listrik jantung yang normal.

  • Gangguan katup jantung

Jantung memiliki empat katup. Gangguan katup jantung juga merupakan salah satu penyebab henti jantung mendadak. Penyempitan atau pelebaran katup jantung dapat menyebabkan penebalan atau penipisan otot pada dinding jantung, sehingga dapat memicu terjadinya aritmia dan henti jantung mendadak.

  • Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan yang terjadi sejak lahir. Orang dengan penyakit jantung bawaan lebih berisiko mengalami henti jantung. Hal ini disebakan oleh terjadinya penebalan atau penipisan otot pada dinding jantung, sehingga aritmia dan henti jantung dapat terjadi secara tiba-tiba.

  • Pembesaran jantung

Pembesaran jantung dapat terjadi akibat penyakit hipertensi dalam jangka waktu yang lama, gagal jantung, atau akibat kelainan genetik (bawaan). Pembesaran jantung dapat memicu terjadinya aliran listrik jantung yang tidak normal, sehingga dapat menyebabkan henti jantung mendadak.

Dengan mengetahui penyebab henti jantung mendadak, tentunya Anda menjadi lebih waspada dan dapat melakukan tindakan pencegahan sejak dini. Jika Anda mengalami kelainan jantung seperti yang telah disebutkan di atas, lakukanlah pengobatan dan kontrol secara rutin ke dokter agar risiko henti jantung menjadi lebih kecil.

Ayo, kenali penyebab henti jantung mendadak dan lakukan langkah pencegahan dari sekarang!

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar