Sukses

Minum Jeruk Setelah Makan Udang Sebabkan Kematian?

Konon, orang tidak boleh minum es jeruk atau sumber vitamin C lainnya setelah makan udang. Ditakutkan akan terjadi keracunan bahkan meninggal. Mitos atau fakta?

“Hati-hati, minum jeruk setelah makan udang bisa bikin keracunan!” Anda masih ingat dengan pernyataan yang sempat menjadi bahan perbincangan tersebut? Konon udang yang normalnya memiliki kandungan arsenik yang tidak beracun di dalam tubuh, dapat menjadi arsenik trioksida (senyawa beracun) ketika berinteraksi dengan vitamin C.

Anda tidak perlu khawatir karena itu hanyalah mitos belaka. Konsumsi udang dengan vitamin C secara bersamaan tidak akan menimbulkan keracunan  arsenik dan kematian. Arsenik adalah unsur kimia yang tidak berwarna dan berbau. Arsenik juga merupakan unsur normal yang berada di dalam makanan sehari-hari. Namun, tidak semua arsenik adalah racun. Ada dua jenis arsenik, yaitu arsenik organik dan anorganik. Arsenik organik banyak ditemukan dalam sayuran, makanan laut, serta daging. Sementara itu, arsenik anorganik bersifat racun.

Menurut WHO, kadar arsenik sebanyak 0.5-1 mg di dalam makanan masih tergolong normal dan tidak menimbulkan gangguan penyakit di dalam tubuh. Udang memiliki kandungan arsenik alami dan tidak membahayakan tubuh. Bahkan, sebagian besar arsenik yang terkandung di dalam udang merupakan arsenik organik yang sifatnya stabil, dan jika terkandung arsenik anorganik pun jumlahnya kurang dari 4% atau sekitar 0.5 mg. Arsenik anorganik di dalam udang dapat berubah menjadi arsenik trioksida hanya jika seseorang memakan udang sebanyak 105 kg.

Sebenarnya, banyak makanan yang dibuat dengan campuran udang dan vitamin C. Salah satunya adalah udang dengan kombinasi tomat yang diketahui memiliki kandungan vitamin C. Namun, sampai saat ini tidak ditemukan kasus keracunan setelah mengonsumsi makanan tersebut. Padahal, keracunan arsenik akan menimbulkan gejala yang akut, seperti: nyeri perut, muntah, diare, kram perut, rasa haus yang hebat, rasa terbakar pada organ kemih lalu perlahan akan menjadi syok, kejang, koma, hingga kematian.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu takut dan mudah terpancing oleh rumor yang belum tentu benar. Meski demikian, menjaga pola makan dengan baik tetap nomor satu. Pilihlah makanan yang bergizi seimbang agar tubuh Anda senantiasa sehat dan bugar. Serta, konsumsilah makanan dengan porsi sewajarnya untuk mencegah gangguan pencernaan.

(TT/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar