Sukses

Olahraga yang Harus Dihindari Penderita Jantung

Olahraga bisa bermanfaat untuk penderita jantung sekaligus mendatangkan risiko. Apa saja olahraga yang berbahaya untuk penderita jantung?

Mens sana in corpore sano, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Adalah suatu rahasia umum bahwa selain pola makan dan gaya hidup yang baik, olahraga juga sangat dibutuhkan agar tubuh tetap sehat dan performa terjaga optimal. Namun, hati-hati! Jika Anda memiliki gangguan jantung, olahraga dapat menjadi sesuatu yang tricky: memberikan manfaat, tapi juga bisa membahayakan.

Gangguan pada Jantung

Pada prinsipnya, gangguan jantung sebenarnya bisa dialami siapa saja. Tapi berdasarkan data yang ada, semakin lanjut usia Anda, semakin tinggi risiko Anda menderita gangguan jantung. Jadi semakin lanjut usia, harus makin waspada saat berolahraga.

Gangguan jantung yang paling banyak dialami golongan usia di atas 40 tahun adalah gangguan jantung akibat sumbatan pembuluh darah koroner. Berdasarkan data American Heart Association tahun 2015, gangguan jantung akibat sumbatan pembuluh darah koroner ini dialami oleh 7% populasi usia 40-59 tahun, lalu meningkat menjadi 15% pada golongan usia 60-79 tahun. Di atas 80 tahun, gangguan jantung ini diderita hampir 25% populasi. Pria lebih berisiko dua kali lipat menderita gangguan jantung dibandingkan dengan wanita.

Pada golongan usia yang lebih muda yakni 20-39 tahun, gangguan jantung akibat sumbatan koroner ini lebih jarang. Kebanyakan gangguan jantung disebabkan oleh kelainan struktur jantung yang sebenarnya sudah ada sejak lahir, tetapi tidak disadari dan terdeteksi. Ketika seseorang terdiagnosis gangguan jantung, aktivitas olahraga menjadi sesuatu yang harus ‘dilegalkan’ oleh sang dokter. Namun secara umum, ada jenis olahraga tertentu yang dianjurkan untuk dihindari penderita penyakit jantung.

Hindari Olahraga Ini

Jenis olahraga tertentu bisa sangat membahayakan bagi seorang penderita jantung, baik kelainan jantung bawaan maupun penyakit jantung koroner. Olahraga yang berbahaya bagi penderita jantung adalah olahraga yang bersifat kompetisi, seperti lomba lari, sepak bola, basket, tenis, bulu tangkis, dan berbagai olahraga kompetisi lainnya.

Mengapa berbahaya? Karena pada saat berkompetisi, seseorang ‘dituntut untuk mengeluarkan segala kemampuannya tanpa bisa menyesuaikan batasan dengan kemampuan personalnya. Akibatnya, seseorang yang pada dasarnya sudah memiliki kelainan jantung bisa tiba-tiba mengalami gangguan irama dan kerja jantung, lalu terjadilah serangan jantung. Sayangnya, kebanyakan serangan jantung ini terjadi di luar rumah sakit, dan tentunya dengan fasilitas yang terbatas, tindakan penyelamatan akan lebih sulit dilakukan.

Oleh karena itu, bila Anda terindikasi menderita penyakit jantung, sebaiknya hindari jenis-jenis olahraga kompetisi yang tersebut di atas. Bila harus melakukannya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sejauh mana Anda diperbolehkan menjalaninya.

(RS/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar