Sukses

Jangan Maklum dengan Pikun!

Bagi Anda yang mempunyai nenek atau kakek, istilah pikun mungkin sudah biasa. Tapi jangan maklum dengan kondisi ini!

Bagi Anda yang mempunyai nenek atau kakek, istilah pikun mungkin sudah biasa. Kondisi ini memang terkadang merepotkan. Pasalnya, seseorang yang menderita pikun terkadang melupakan suatu benda yang jelas-jelas berada di genggamannya. 

Penyakit pikun dalam bahasa kedokteran disebut dengan Alzheimer. Penyakit ini adalah suatu kondisi di mana sel-sel saraf otak terganggu, sehingga sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Seseorang dengan penyakit pikun akan mempunyai masalah dengan ingatan. Karena itu, penderita penyakit pikun akan sulit untuk melakukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Gejala penyakit pikun mungkin tidak terlihat sejak dini, karena memang tidak tampak hal yang spesifik pada fisik penderita.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara mencegah terjadinya penyakit pikun tersebut. Berikut yang harus Anda lakukan:

  • Mengonsumsi makanan bergizi

Walaupun sampai saat ini belum ada penelitian tentang hubungan antara makanan bergizi dapat mencegah penyakit pikun, namun beberapa ahli mengatakan ada hubungan antara orang yang melakukan diet sehat dengan penyakit pikun. Ini karena orang yang sejak muda sudah melakukan diet sehat, sangat jarang ditemukan mengidap penyakit pikun di saat sudah berusia di atas 60 tahun.

  • Terus mengasah otak kapan pun dan di mana pun

Terus gunakan otak Anda untuk berpikir. Jika memang sedang tidak bekerja, Anda bisa mencoba untuk mengerjakan teka teki silang atau bermain permainan yang mengasah otak –misalnya tetris.

  • Terus pantau kondisi kesehatan Anda

Terus pantau kondisi gula darah, tekanan darah dan kolesterol Anda secara rutin setiap bulannya. Terutama jika Anda sudah berumur lebih dari 40 tahun. Dengan terus melakukan hal ini, diharapkan kesehatan saraf dan pembuluh darah akan terus terjaga sehingga penyakit pikun pun tidak akan meyerang Anda di saat usia tua nanti.

Beberapa cara di atas sangat mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan? Yuk, bersama-sama kita cegah penyakit pikun (Alzheimer) sejak dini!

(NB/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar