Sukses

Apakah Kanker Bisa Turun dari Orangtua?

Anda telah mengetahui bahwa gaya hidup yang tidak sehat dapat sebabkan kanker. Lalu, bagaimana dengan faktor genetik? Ketahui jawabannya di sini.

Kanker adalah penyakit yang mematikan di dunia. Di Indonesia, kanker merupakan penyakit ke-5 tertinggi yang menyebabkan kematian. Kanker dapat tumbuh di semua organ tubuh, seperti kulit, paru, hati, tulang, payudara dan sebagainya. Angka kanker tertinggi di Indonesia adalah paru untuk laki-laki dan payudara untuk perempuan.

Salah satu penyebab kanker adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, makan-makanan yang ada pengawet, dan mengonsumsi alkohol. Kanker juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yaitu paparan yang terlalu banyak akan sinar matahari, sinar radiasi, dan bahan-bahan kimia. Faktor risiko tersebut masih dapat Anda kendalikan. Namun, salah satu faktor risiko kanker  yang sulit dikendalikan adalah genetik.

Setiap manusia memiliki dua gen, masing-masing diturunkan dari salah satu orangtua. Kanker disebabkan oleh beberapa mutasi gen. Gen yang bermutasi ini dapat diturunkan dari orangtua ke anaknya maupun karena faktor lingkungan. Namun jika orangtua Anda menderita kanker, belum tentu Anda atau anak Anda juga akan menderita kanker. Hanya saja faktor risiko Anda menjadi lebih tinggi.

Berikut ini beberapa jenis kanker yang diturunkan dan lebih sering terjadi dalam sebuah keluarga:

  • Kanker payudara.
  • Kanker ovarium.
  • Kanker usus.
  • Kanker rahim.
  • Retinoblastoma.
  • Limfoma Hodgkin.
  • Limfoma non-Hodgkin.
  • Melanoma.
  • Kanker prostat.

Jenis variasi mutasi genetik juga memengaruhi faktor risiko mengidap kanker. Seperti contohnya pada kanker payudara yang berhubungan dengan gen BRCA 1 dan BRCA 2. Wanita yang memiliki salah satu atau kedua faktor genetik ini memiliki risiko hingga 80% untuk mengidap kanker payudara. Pria yang memiliki gen BRCA 2 juga berisiko 7 kali lebih besar untuk mengidap kanker prostat.

Risiko keturunan kanker juga ditentukan oleh jarak hubungan dengan penderita kanker tersebut. Semakin dekat hubungan kekerabatan Anda dengan penderita, maka semakin tinggi risiko Anda. First-degree relatives (seperti ayah, ibu, anak, dan saudara kandung) memiliki risiko yang paling tinggi.

Apabila Anda memiliki faktor keturunan, jangan takut. Kendalikanlah faktor lain yaitu gaya hidup dan lingkungan. Caranya adalah dengan menjaga pola makan, tidak merokok dan minum alkohol, berolahraga, serta menghindari radiasi dan bahan kimia.

(RS/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar