Sukses

Inilah Alasan Kenapa Pria Sering Beser

Apa itu beser atau menurut istilah medis dikenal sebagai inkontinensia urine? Dan apa saja faktor-faktor penyebabnya? Baca selengkapnya di sini.

Pernahkah Anda tertawa terbahak-bahak lalu tiba-tiba mengompol? Atau, telanjur pipis di celana sebelum sampai di kamar mandi? Jika ya, perlu diketahui bahwa hal-hal tersebut merupakan gejala utama dari inkontinensia urine.

Inkontinensia urine adalah ketidakmampuan seseorang untuk menahan urine keluar. Kondisi ini lebih banyak diderita oleh wanita. Meski demikian, pria juga bisa mengalaminya. Berikut ini beberapa gangguan yang bisa menyebabkan inkontinensia urine pada pria:

  • Masalah sistem saraf

Banyak masalah saraf yang dapat membuat seseorang mengalami gangguan berkemih. Contohnya adalah diabetes neuropati, yang membuat sistem saraf pengatur kandung kemih bermasalah. Penyakit stroke, Parkinson, dan sklerosis multipel juga memengaruhi sistem saraf pusat dalam proses pengosongan isi kandung kemih.

  • Cedera tulang belakang

Cedera tulang belakang memengaruhi kontrol kandung kemih, karena mengakibatkan gangguan pemberian sinyal dari kandung kemih ke otak.

  • Masalah prostat

Pembesaran prostat yang terjadi dapat membuat uretra tertekan dan memengaruhi pancaran dari urine. Hal ini yang membuat kandung kemih menjadi sering terangsang untuk buang air, meskipun sebenarnya tidak terlalu terisi.

Ada beberapa tipe dari inkontinensia urine pada pria, yakni inkontinensia tipe stress, urge, dan overflow. Bahkan, satu orang dapat memiliki ketiganya sekaligus.

Terapi dari inkontinensia urine pada pria dimulai dari bladder training (latihan untuk mengembalikan tonus otot kandung kemih), Kegel, obat-obatan, pembedahan, atau kombinasi dari beberapa terapi.

Saat ini, peneliti masih mencari penanganan dan pengobatan yang tepat untuk mengatasi inkontinensia urine pada pria.

(RS/RH)

 

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar