Sukses

Perlukah Anak Menggunakan Tabir Surya?

Sinar matahari sangat baik untuk kesehatan tulang anak. Namun, apakah anak juga membutuhkan tabir surya seperti orang dewasa saat keluar rumah?

Bermain di luar rumah merupakan salah satu aktivitas menyenangkan bagi anak-anak. Tak jarang mereka bermain terlalu lama di luar rumah saat siang hari. Padahal pancaran sinar ultraviolet (UV) dari matahari sangat kuat di siang hari. Ekspos sinar matahari dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), terutama bila anak terkena sinar matahari terlalu lama. Gejalanya dapat berupa kulit kemerahan, perih, dan mengelupas. Selain kerusakan kulit, sinar UV dapat menimbulkan kerusakan mata, gangguan sistem imum, dan kanker kulit.

Salah satu cara agar anak tetap dapat beraktivitas di bawah sinar matahari dengan aman adalah dengan menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruang. Tabir surya dapat digunakan sejak bayi berusia enam bulan –tentunya dengan memilih tabir surya khusus bayi dan anak-anak. Bagi bayi berusia di bawah enam bulan, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan tabir surya.

Kenapa anak perlu tabir surya?

  1. Cahaya matahari memancarkan sinar UV yang tidak terlihat oleh mata dan dapat membahayakan kesehatan. Ada tiga jenis sinar UV, yaitu sinar UV A, B, dan C. Sinar UVA A menyebabkan munculnya kerutan di wajah dan penuaan dini pada kulit. Sinar UV B menyebabkan sunburn, katarak, gangguan sistem imun, serta terkait dengan kanker kulit). Sedangkan sinar UV C (merupakan sinar UV yang terparah. Namun untungnya sinar ini tidak sampai kepermukaan bumi.
  2. Cuaca mendung, berawan, polusi udara, dan musim dingin tidak menghalangi masuknya sinar UV ke permukaan bumi. Ingat! Penyebab kerusakan kulit ialah sinar UV, dan bukan temperatur.
  3. Melanin merupakan benteng pertahanan kulit untuk melawan sinar UV. Semakin gelap kulit seseorang, maka semakin banyak melanin yang dimiliki untuk membuat kulit terlindung. Begitu pula sebaliknya, semakin cerah kulit seseorang maka semakin sedikit melanin yang dapat menyerap sinar UV. Meskipun demikian, American Academy of Dermatology (AAD), tetap menyarankan penggunaan tabir surya bagi semua anak tanpa memandang warna kulit. Sebab ekspos sinar UV terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan kulit.

Sebaiknya oleskan tabir surya tiga puluh menit sebelum anak keluar ruangan. Ulangi pemakaiannya setiap dua jam, dan oleskan kembali bila anak berkeringat atau sehabis berenang. Pilih tabir surya khusus bagi bayi dan anak. Untuk menambah perlindungan terhadap sinar matahari, anak dapat menggunakan topi, pakaian yang menutupi lengan dan kaki, serta kacamata hitam. Selain itu, hindari bermain di luar ruangan di antara pukul sepuluh pagi hingga empat sore.

(RS/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar