Sukses

Apa yang Terjadi Setelah Kateterisasi Jantung?

Kateterisasi jantung umumnya dilakukan pada seseorang yang mengalami serangan jantung akibat penyempitan pembuluh darah jantung. Apa saja yang terjadi setelah proses kateterisasi berlangsung?

Kateterisasi jantung dilakukan ketika dokter memerlukan informasi tentang performa jantung seseorang. Umumnya, ini dilakukan pada pasien yang diduga kuat mengalami gejala penyakit jantung akibat sumbatan.

Pada kasus serangan jantung yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah di jantung, kateterisasi jantung dilaksanakan oleh dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Jika Anda atau keluarga menjalaninya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah pelaksanaan kateterisasi jantung.

Setelah prosedur kateterasi jantung, Anda akan dibawa menuju ke ruang pemulihan selama beberapa jam. Area tempat masuknya jarum dan selang kateter akan dilindungi untuk menghentikan perdarahan. Anda juga akan diminta untuk menjaga kaki tetap lurus dan berada di atas tempat tidur. Di saat yang sama, detak jantung dan tanda-tanda vital lainnya –seperti denyut nadi dan tekanan darah– akan diperiksa selama proses pemulihan berlangsung.

Apabila didapati adanya pembengkakan, nyeri atau perdarahan di lokasi masuknya jarum dan kateter, Anda diharapkan untuk segera melapor kepada perawat. Begitu juga jika Anda merasakan nyeri di dada.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Anda akan menerima petunjuk tentang apa yang harus dilakukan di rumah dalam bentuk tertulis. Ketika tiba di rumah, pastikan Anda mengikuti semua petunjuk secara teliti dan hati-hati. Ini untuk memastikan bahwa Anda tidak lupa melakukan pengambilan obat seperti yang telah disampaikan oleh dokter atau perawat, sekaligus membuat janji untuk kunjungan tindak lanjut berikutnya sebelum benar-benar meninggalkan rumah sakit.

Sekembalinya dari prosedur kateterisasi jantung, kebanyakan orang dapat kembali melakukan kegiatan normal mereka sehari setelahnya. Ini tergantung pada apakah intervensi tambahan dilakukan selama kateterisasi jantung berlangsung. Anda mungkin menemukan sebuah memar kecil di area tempat masuknya jarum. Hal ini normal, kecuali jika area tersebut mulai berdarah. Berbaringlah dan tekan dengan kuat-kuat selama beberapa menit. Kemudian periksa kembali untuk melihat jika perdarahan berhasil dihentikan.

Anda harus segera menghubungi dokter, apabila:

  • Kaki pada sisi tempat area tusukan jarum menjadi mati rasa (baal), kaki Anda terasa dingin atau berubah biru.
  • Daerah di sekitar situs tusukan terlihat lebih memar.
  • Pembengkakan pada area tempat masuknya jarum atau mengalirnya cairan dari area tersebut.

Anda juga dapat menghubungi 118, jika:

  • Situs tusukan membengkak sangat cepat.
  • Perdarahan dari situs tusukan tidak melambat ketika Anda menekan dengan kuat.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan keluarga. Jangan lupa, sayangi jantung Anda!

(NB/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar