Sukses

Obat Ilegal, Apakah Pasti Obat Palsu?

Setelah vaksin palsu, kini muncul kasus terkait obat palsu dan obat ilegal. Berikut ulasan untuk membantu Anda memahami obat ilegal dan obat palsu.

Di tengah padatnya arus informasi, masyarakat sebagai konsumen obat hendaknya lebih bijaksana dalam memilah informasi yang benar. Banyaknya istilah yang dipakai mungkin membingungkan bagi masyarakat pada umumnya, misalnya istilah terkait obat ilegal dan obat palsu. Tahukah Anda perbedaan antara dua istilah tersebut?

Secara umum, istilah obat ilegal sebenarnya dimaksudkan pada keabsahan obat tersebut di mata hukum. Suatu barang dikatakan ilegal jika bertentangan atau dilarang oleh peraturan yang ada. Dalam konteks obat, sebuah produk dikatakan ilegal jika produksi atau peredarannya tidak sesuai  atau bahkan bertentangan dengan peraturan yang ada.

Untuk dapat memproduksi hingga mengedarkan obat-obatannya, sebuah pabrik obat harus melalui beberapa tahap yang telah distandarkan oleh BPOM. Untuk mendapatkan izin edar dari BPOM, pabrik obat harus mendapatkan izin memproduksi obat, meregistrasikan obatnya, mendapat evaluasi dari BPOM, baru kemudian mendapat izin edar. Dengan kata lain, obat ilegal adalah obat yang selama proses perjalanannya –dari pabrik hingga tangan konsumen– menyalahi atau tidak melewati keseluruhan dari aturan yang telah ditetapkan.

Bagaimana dengan obat palsu? Pengertian obat palsu secara umum mengacu pada kesesuaian isi dan klaim produsen yang tertera pada kemasannya. Dengan kata lain, obat palsu adalah obat yang isinya tidak sesuai dengan apa yang ditulis pada kemasannya.

Obat ilegal bisa saja berisi bahan aktif yang benar dengan dosis yang benar, sesuai dengan yang diklaim oleh pihak yang memproduksi. Hanya saja, obat tersebut tidak melewati prosedur yang benar. Dari sini dapat disederhanakan bahwa obat ilegal tidak selalu merupakan obat palsu. Namun obat palsu sudah pasti ilegal, karena jika melewati tahapan yang benar, obat palsu tentu tidak akan lolos untuk mendapat izin edar.

Setelah membaca ulasan mengenai obat palsu dan obat dilegal di atas, kini Anda sudah dapat membedakan antara keduanya. Lindungi diri dan keluarga tercinta dengan selalu memanfaatkan layanan resmi dan terdaftar untuk memperoleh kebutuhan obat Anda. Laporkan segera jika menemukan ketidaksesuaian ataupun kecurangan pada obat-obatan yang Anda beli.

(NB/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar