Sukses

Perhatian! Kosmetik Juga Memiliki Masa Kedaluwarsa

Setiap kosmetik memiliki masa kedaluwarsa yang berbeda. Apa yang terjadi jika Anda menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa?

Wanita mana yang tak ingin tampil cantik? Salah satu upaya wanita agar terlihat cantik sempurna adalah dengan menggunakan kosmetik. Bahkan banyak wanita yang gemar mengoleksi kosmetik dan sering kali “lapar mata” membeli berbagai makeup padahal tidak pernah dipakai.

Akibatnya banyak produk makeup yang tergeletak begitu saja di meja rias tanpa pernah digunakan. Tak jarang, dengan alasan sayang dibuang, banyak wanita menggunakan kosmetik yang sudah lama dibeli tanpa mengecek masa kadaluarsa kosmetiknya.

Padahal mengecek masa kedaluwarsa kosmetik penting untuk dilakukan agar tidak terjadi efek samping pada kulit setelah digunakan. Jadi, selalu cek expired date kosmetik yang sudah Anda gunakan.

Kosmetik Bisa Kedaluwarsa?

Banyak sekali wanita yang tidak menyadari bahwa kosmetik mereka sudah memasuki masa kadaluarsa. Padahal, kosmetik yang sudah melewati masa kedaluwarsa akan berbahaya untuk kulit, terutama blush on, alas bedak, ataupun lipstik.

Artikel Lainnya: Bahaya Penggunaan Produk Perawatan Kulit Kadaluarsa

Biasanya wanita banyak membeli varian, sampai lupa ada varian yang jarang terpakai. Namun karena sayang untuk dibuang, mereka lebih memilih menyimpannya tanpa cek kadaluarsa kosmetik tersebut.

Menurut penelitian, salah satu jenis bakteri yang ada di dalam kosmetik yang sudah kadaluarsa adalah bakteri Enterococcus faecalis. Di mana jenis bakteri ini biasanya menjadi penyebab seorang anak-anak di Inggris mendapatkan penyakit meningitis sampai meninggal dunia.

Jika tidak mau hal buruk terjadi pada Anda, sebaiknya segera cek kosmetik lawas Anda. Siapa tahu Anda menemukan kosmetik yang sudah kedaluwarsa. Tidak ada salahnya, bukan, melakukan filterisasi terhadap kosmetik sembari melihat koleksi lama?

1 dari 3 halaman

Cara Mengecek Masa Kedaluwarsa Kosmetik

Setiap produk kosmetik pada umumnya mencantumkan tanggal kedaluwarsa atau instruksi masa habis pakai setelah dibuka. Namun sayangnya banyak orang mengabaikan hal tersebut.

Untuk mengeceknya, masa kedaluwarsa kosmetik biasanya dicantumkan pada bagian bawah kemasan produk. Setiap produk kosmetik memiliki masa kadaluarsa yang berbeda tergantung dari konsistensinya.

Artikel Lainnya: Cara Membaca Masa Kadaluarsa Kosmetik

Misal, kosmetik berbentuk cair dan krim akan mengalami kedaluwarsa lebih cepat. Sedangkan kosmetik berbentuk bubuk cenderung tahan lebih lama. Semakin basah produk tersebut (contoh, maskara atau eyeliner), maka akan semakin mudah bagi bakteri untuk tumbuh.

 

2 dari 3 halaman

Jenis Kosmetik dan Masa Kedaluwarsanya

Berikut ini informasi mengenai berbagai jenis kosmetik beserta informasi masa kedaluwarsa yang harus Anda perhatikan:

1. Maskara

Maskara merupakan produk kosmetik yang paling cepat mengalami masa kedaluwarsa. Sebaiknya ganti maskara Anda setiap 3 bulan sekali. Bergantung dari frekuensi penggunaannya, batas 2-4 bulan masih dapat ditoleransi.

Maskara cenderung lebih cepat kering dibandingkan produk kosmetik lainnya. Selain itu maskara digunakan pada area mata, sehingga jika melewati batas kadaluarsa dapat berpotensi menyebabkan infeksi mata semisal konjungtivitis.

Untuk mengetahui apakah maskara Anda perlu dibuang atau tidak, perhatikan apakah maskara Anda sudah mengering atau menggumpal. Jika ya, maka maskara Anda umumnya telah melewati masa kedaluwarsa.

2. Eyeliner

Eyeliner cenderung dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan maskara. Masa kadaluarsa eyeliner tergantung dari merek dan jenisnya. Jika eyeliner cair maka dapat bertahan 3 hingga 6 bulan. Sedangkan eyeliner pensil dapat bertahan lebih lama yaitu 6 hingga 12 bulan.

Artikel Lainnya: Hati-Hati dengan Kosmetik Kadaluarsa

Selain itu, untuk mengetahui apakah eyeliner Anda sudah kedaluwarsa atau tidak, perhatikan perubahan baunya dan apakah eyeliner sudah mengering atau tidak. Sama seperti maskara, menggunakan eyeliner yang sudah melewati masa kedaluwarsa dapat menyebabkan iritasi, infeksi, dan peradangan pada mata.

3. Eye shadow

Eye shadow dengan bentuk bubuk cenderung memiliki masa kedaluwarsa lebih lama dibandingkan eye shadow berbentuk cair. Namun meski eye shadow bubuk lebih tahan lama, bukan berarti eye shadow bubuk tidak dapat menjadi tempat bertumbuhnya bakteri.

Penggunaan kuas yang tepat juga penting dalam pencegahan kontaminasi bakteri. Pastikan Anda mencuci rutin kuas kosmetik yang digunakan dan mengecek masa kadaluarsa kosmetik dengan rutin.

4. Lipstik

Semua produk kosmetik untuk bibir seperti lipstik, lip gloss, atau pensil bibir pada umumnya dapat bertahan 1 hingga 2 tahun. Namun tergantung dari jenis, meerk, dan kandungan formulasi produk tersebut.

Adanya perubahan warna, tekstur, dan bau dari lipstik menandakan produk tersebut bisa jadi telah kedaluwarsa. Menggunakan lipstik yang sudah melewati masa kedaluwarsa, dapat berisiko menyebabkan peradangan pada kulit, bibir kering dan pecah-pecah.

5. Foundation dan Bedak

Foundation dan bedak dapat bertahan 6 bulan hingga 1 tahun bergantung dari kandungan dan konsistensinya. Foundation dalam bentuk cair akan lebih singkat masa kadaluarsanya setelah kemasan dibuka.

Sedangkan bedak yang berbentuk padat akan lebih tahan lama. Selain itu, penggunaan yang tidak higienis seperti memegang produk langsung dengan tangan atau penggunaan sponge yang tidak bersih dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Penggunaan kosmetik yang melewati masa kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko peradangan kulit, bengkak pada kulit, iritasi, gatal, bahkan infeksi. Untuk itu, selalu perhatikan dan rutin cek masa kedaluwarsa kosmetik Anda untuk menghindari berbagai efek samping yang telah dijelaskan.

Mau tahu informasi lainnya soal masa kedaluwarsa kosmetik atau bertanya tentang masalah kesehatan kulit? Langsung saja konsultasi dengan kami lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar