Sukses

Benarkah Narkoba Bisa Tingkatkan Percaya Diri?

Beberapa pakar menyatakan bahwa salah satu alasan para selebritas memakai narkoba adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri. Apakah benar efek narkoba bisa sedemikian rupa?

Sederet nama pesohor seperti Restu Sinaga, Jupiter, Roy Martin, Doyok, Imam S. Arifin, hingga Aa Gatot pernah menjadi kontroversi karena satu hal: kasus narkoba. Beberapa pakar menganalisis bahwa salah satu alasan banyaknya selebritas menggunakan narkoba adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri.  

Ada beberapa narkoba yang tergolong dalam jenis stimulan, seperti sabu-sabu, kokain, dan ekstasi. Narkoba jenis stimulan ini dapat merangsang tubuh sehingga menjadi lebih segar, aktif, tidak mudah lelah, dan tidak mudah mengantuk. Efek psikis yang ditimbulkan dapat berupa rasa gembira, peningkatan konsentrasi, halusinasi, sampai peningkatan rasa percaya diri.

Tapi, apakah peningkatan rasa percaya diri karena narkoba ini akan bertahan lama? Rasa percaya diri yang sebenarnya diperoleh dari proses perjalanan pembentukan kepribadian seseorang. Pola asuh dalam keluarga, konsep dan harga diri seseorang, pengalaman, prestasi yang pernah diperoleh, kondisi fisik, pendidikan, pekerjaan, dan lingkungan merupakan beberapa faktor yang memengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri?

Salah satu hal yang paling penting untuk meningkatkan kepercayaan diri adalah mengenali apa kelebihan dan kelemahan diri. Jika Anda memiliki kelebihan dalam suatu hal, tingkatkanlah kemampuan tersebut dengan terus belajar dan berlatih. Hal ini juga harus dibarengi dengan perbaikan terhadap kekurangan diri. Selain itu, selalu berpikir positif dan melakukan hal-hal positif merupakan  kunci untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Menggunakan narkoba untuk meningkatkan rasa percaya diri merupakan suatu pandangan yang salah. Efek beberapa jenis narkoba untuk meningkatkan rasa percaya diri hanya bersifat sementara. Setelah efek narkoba hilang, rasa percaya diri itupun segera lenyap dan diikuti oleh rasa ketergatungan yang membuat kondisi psikologis semakin tidak nyaman.

Faktanya, menggunakan narkoba akan mengubah kepribadian seseorang menjadi cepat marah dan labil saat tidak menggunakan narkoba. Hal ini justru dapat merendahkan penilaian orang lain terhadap diri Anda.

Apalagi jika sampai ditangkap karena menggunakan narkoba atau melakukan tindakan kriminal karena narkoba. Citra dan pekerjaan bisa hancur, begitu pula dengan hubungan interpersonal. Anda akan merasa minder atau bahkan paranoid akan penilaian orang lain terhadap Anda. Alhasil, bukannya kepercayaan diri yang didapatkan, tapi malah rasa malu dan tertekan.

Itukah yang Anda inginkan? Tentu saja tidak. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap bahwa narkoba dapat meningkatkan rasa percaya diri. Sadarilah bahwa narkoba adalah penyebab semakin menurunnya rasa percaya diri Anda pada kemudian hari.

(RS/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar