Sukses

Berkenalan dengan Freeletics

Salah satu program kebugaran yang kini sedang tren adalah freelatics. Kenali lebih jauh soal freeletics, yuk!

‘Demam’ freeletics juga melanda Indonesia! Program kebugaran ini termasuk fleksibel karena hanya mengandalkan berat tubuh. Anda tidak memerlukan alat yang rumit dan mahal. Siapapun dan di manapun, Anda bisa melakukan latihan ini.

Freeletics dibentuk oleh tiga sekawan asal Jerman, yakni Andrej Matijczak, Joshua Cornelius, dan Mehmet Yilmaz, pada tahun 2013. Freeletics termasuk olahraga dengan intensitas tinggi karena dapat memacu jantung dan membakar lemak cukup banyak.

Gerakan dasar dari freeletics dibagi menjadi empat, yaitu sit-up, pull-up, push-up, dan lari. Keempat gerakan tersebut bisa divariasikan sedemikian rupa hingga Anda tidak bosan melakukannya setiap hari.

Inti dari latihan freeletics adalah untuk melatih kekuatan (strength) dan pengondisian (conditioning) tubuh. Setiap sesi latihan freeletics terdiri dari kombinasi gerakan pokok yang dilakukan sesuai urutan. Sifat dari gerakan tersebut tentunya intens dan bervariasi, sehingga pembakaran kalori pun bisa lebih maksimal.

Jenis latihan freeletics terbagi menjadi dua, yaitu workout dan MAX. Untuk latihan workout, Anda wajib melakukan urutan gerakan tertentu dalam tempo secepat mungkin. Sedangkan dalam latihan MAX, Anda wajib melakukan urutan gerakan sebanyak-banyaknya dalam jangka waktu tertentu.

Jika Anda tidak mempunyai cukup nyali untuk mematuhi aturan tersebut, sebaiknya jangan pernah mencobanya! Karena jika Anda sudah memulai latihan ini, maka Anda wajib melakukan setiap gerakan sesuai ketentuan. Tidak disarankan untuk memangkas gerakan serta waktu yang telah ditentukan. Dilarang berhenti di tengah waktu jika Anda ingin mendapatkan manfaat maksimal dari latihan ini.  

Selamat mencoba freeletics!

(RS/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar