Sukses

Telat Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Jangan panik! Telat imunisasi bukan berarti anak tidak bisa mengejar ketinggalannya.

Imunisasi merupakan suatu bentuk pencegahan terhadap berbagai jenis penyakit tertentu. Terbentuknya sistem kekebalan memampukan tubuh untuk melawan serangan mikroorganisme secara otomatis. Inilah yang membuat imunisasi sangat penting bagi anak.  

Untuk mencapai kadar perlindungan tersebut, imunisasi harus diberikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun ada keadaan tertentu yang membuat pemberian imunisasi harus ditunda. Misalnya, saat anak sedang sakit. Lalu, apa yang harus dilakukan jika anak Anda terlambat imunisasi?

Pemberian imunisasi yang tidak sesuai jadwal atau belum lengkap bukanlah hambatan untuk melanjutkan imunisasi. Anda pun tidak perlu mengulang imunisasi dari awal. Cukup melengkapinya atau melanjutkan dari imunisasi sebelumnya.   Imunisasi yang wajib diberikan pada anak adalah imunisasi polio, tetanus, pertusis, campak, Hib, hepatitis B, dan rotavirus. Imunisasi BCG hanya dianjurkan bagi negara endemis.

Hepatitits B

Apabila anak belum pernah mendapatkan imunisasi hepatitis B pada masa bayi, ia bisa mendapatkan serial imunisasi kapan saja. Hal ini dapat dilakukan tanpa memeriksa kadar antihepatitis B terlebih dahulu.

BCG

Pada anak yang berumur lebih dari tiga bulan, baru boleh melakukan imunisasi BCG setelah melakukan tes Mantoux terlebih dahulu.

DPT

Berapapun interval keterlambatannya, sebaiknya jangan mengulang imuninasasi DPT dari awal. Tetap lanjutkan imunisasi sesuai jadwal. Bila anak belum pernah mendapat imunisasi dasar pada usia <12 bulan, lakukan imunisasi sesuai imunisasi dasar baik jumlah maupun intervalnya.

Polio

Apabila imunisasi polio terlambat diberikan, jangan mengulang pemberian dari awal. Lanjutkan dan lengkapi pemberian sesuai jadwal.

Campak

Bagi anak yang terlambat atau belum mendapatkan imunisasi campak, jika saat itu anak berusia 9-12 bulan, berikanlah kapanpun. Tapi jika anak berusia lebih dari satu tahun, berikan imunisasi MMR.

MMR

Pada prinsipnya, seorang anak hanya mendapatkan imunisasi campak atau MMR sebanyak dua kali selama hidupnya. Berikan kapan saja untuk booster-nya.

Hib

Anak sudah berusia lima tahun dan belum diberikan imunisasi Hib? Berarti Anda tidak perlu lagi memberikannya vaksin Hib. Karena penyakit ini hanya menyerang anak di bawah lima tahun.

Rotavirus

Apabila bayi belum diimunisasi pada usia lebih dari delapan bulan, maka imunisasi rotavirus sudah tidak perlu diberikan lagi karena belum ada studi tentang keamanannya.

Varisela

Apabila terlambat, berikanlah kapanpun karena imunisasi ini juga berlaku sampai dewasa.

(RS/RH)

1 Komentar

  • Ayla Zea

    seminggu yg lalu anak saya imunisasi polio Dan dpt 3.dipaha kirinya Kalo diraba Ada benjolan (didalam).apa tdk apa2?!?